Headline
Tragedi Bantargebang menjadi bukti kegagalan sistemis.
Kumpulan Berita DPR RI
MENTERI Agama Lukman Hakim Saifuddin meminta seluruh Perguruan Tinggi Agama Islam (PTAI) di Indonesia mampu menjaga dan mengembangkan prinsip moderasi dalam beragama.
Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin memberikan pidato sambutan dalam acara peresmian Gedung Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga, Yogyakarta, Senin (4/3), menegaskan, moderasi dalam beragama adalah suatu yang niscaya.
"Cara kita beragama berorientasi pada aktualisasi dari pemahaman Islam tetap bisa dijaga di jalur yang moderat, tidak berlebihan, tidak ekstrem," kata Menteri.
Moderasi beragama, menurut Menag lagi, perlu terus disampaikan kepada seluruh masyarakat. Mengingat fenomena disrupsi saat ini tidak hanya menyentuh aspek teknologi, tetapi telah merambah pada persoalan agama.
Adanya disrupsi agama, jelas Menteri Lukman Hakim, agama yang sejatinya hadir untuk menjaga harkat dan martabat kemanusiaan justru disalahgunakan untuk merendahkan sesama manusia.
Menurut dia, tidak hanya melontarkan ucapan yang bertolak belakang dengan ajaran agama tetapi juga mewujud dalam bentuk kekerasan mengatas-namakan agama.
"Bahkan kemudian merendahkan atau meniadakan eksistensi sesama manusia. Ini terjadi di berbagai negara," katanya.
Baca juga: Menag: Agama Harus Mengayomi
Karena itu, Menteri Agama kemudian meminta seluruh Perguruan Tinggi Agama Islam baik UIN, Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN), maupun Istitut Agama Islam Negeri (IAIN) secara konsisten memelihara kualitas kehidupan Islam, tidak hanya di tanah air, tetapi juga di level dunia.
Dikatakannya, perguruan tinggi Islam, juga harus mampu mengajarkan cara beragama dengan dilandasi rasa. Tanpa memiliki rasa, ujarnya, beragama menjadi sangat formalistik, kaku, cenderung fragmentatif, dan tidak memanusiakan manusia sehingga melenceng dari watak dasar agama itu sendiri.
"Karena itu saya meminta perguruan tinggi Islam bisa lebih proaktif merespons kenyataan seperti ini. Saya ingin titipkan bagaimana secara bersamaan kita mengembangkan rasa, karena saya merasakan kita beragama tidak hanya kekurangan, namun kehilangan rasa," ujar Lukman.
Menurut Menteri, selama ini pemerintah telah secara serius dan fokus mengembangkan lembaga-lembaga pendidikam Islam di Tanah Air.
Peresmian Gedung Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Sunan Kalijaga tersebut, menurut dia, menjadi bukti bahwa selama ini pemerintah tidak abai terhadap pengembangan kehidupan Islam.
Kabar yang selama ini diangkat oleh beberapa pihak yang mengatakan bahwa pemerintah tidak memiliki komitmen terhadap pengembangan kehidupan kegamaan, apalagi kehidupan Islam, tegasnya, sama sekali tidak benar. (OL-3)
Pada Rabu, 11 Maret 2026, di Kantor Kementerian Agama Lapangan Banteng akan dilakukan kick-off Program Masjid Ramah Pemudik dan Ekspedisi Masjid Indonesia.
Selain dengan BNPT, Komdigi telah berkolaborasi dengan Kementerian Agama dan Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal dalam program PIP.
Kepastian halal tetap memerlukan sistem dan regulasi yang jelas. Kemenag mengajak generasi muda untuk menambah pemahaman terkait halal.
Simak panduan lengkap Salat Khusuf Gerhana Bulan Total 3 Maret 2026. Lengkap dengan niat, tata cara dua kali rukuk, dan imbauan Kemenag RI.
UNGGAHAN di media sosial menarasikan bahwa Menteri Agama RI Nasaruddin Umar akan memaksimalkan zakat dan wakaf untuk mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG), tidak benar atau hoaks
KEMENTERIAN Agama (Kemenag) akan menggelar sidang penetapan (isbat) 1 Syawal 1447 Hijriah pada 19 Maret 2026, bertepatan 29 Ramadan 1447 H
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved