Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
PERHELATAN Festival Pulau Penyengat 2019 di Tanjung Pinang, Kepulauan Riau, 14-18 Februari 2019, makin mengukuhkan Tanjung Pinang sebagai penjaga adat dan budaya melayu di Indonesia.
Berbagai mata acara yang menampilkan warisan budaya melayu nusantara pun makin ditonjolkan dalam edisi keempat festival budaya melayu tersebut, dimulai dari pawai budaya yang bertemakan Junjung Adat Julang Budaya, penampilan seni dan budaya melayu, hingga penabalan gelar adat melayu bagi Walikota dan wakil Walikota Tanjung Pinang.
Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Tanjung Pinang, Syafaruddin mengatakan, gelar adat itu berupa Datuk Setia Amanah bagi Walikota dan Datuk Timbalan Setia Amanah bagi wakil Walikota yang ditabalkan di Pulau Penyengat, Senin (18/2).
"Gelar ini diberikan oleh lembaga adat melayu kepada mereka yang saat ini sedang diberikan amanah menjadi pemimpin," kata Syafaruddin yang ditemui di Pulau Penyengat, Minggu (17/2).
Perhelatan Festival Pulau Penyengat yang juga jadi rangkaian peringatan hari jadi pulau di sisi barat daya Pulau Bintan, Kepri itu, juga dihadiri oleh penampilan grup adat dari negeri jiran, yaitu Singapura melalui grup Sriwana dan Malaysia lewat Majelis Bandar Johor Bahru.
Baca juga : Kemenpar Promosikan Sport Tourism Indonesia di Selandia Baru
Di sela-sela Festival Pulau Penyengat 2019, ditandatangani pula nota kesepahaman (MoU) antara Walikota Tanjung Pinang dan Datuk Bandar Johor Bahru, untuk saling menjaga dan melestarikan warisan budaya melayu, serta melakukan studi bersama.
Tahun ini, Festival Pulau Penyengat pun makin meriah dengan hadirnya artis ibu kota yang menghibur pengunjung dan warga Pulau Penyengat. Salah satunya Iyeth Bustami, penyanyi asal Bengkalis, Riau yang tampil pada Minggu (17/2) sore di Balai Adat Pulau Penyengat.
Berbagai acara dan kemeriahan Festival Pulau Penyengat 2019 diakui Syafaruddin, membuat pulau seluas 2 kilometer persegi itu dibanjiri wisatawan domestik maupun mancanegara. Pada Minggu (17/2), Syafaruddin memprediksi, kunjungan wisatawan mencapai sekitar 4.000 orang.
"Data itu kalkulasi dari perahu Pompong yang jadi alat transportasi dari Bintan ke Pulau Penyengat. Ada sekitar 32 Pompong beroperasi dan tiap Pompong bisa melakukan 6 kali perjalanan bolak-balik selama festival. Terlihat juga beberapa wisman yang hadir, bahkan wisman asal Eropa," tandasnya. (OL-7)
MEMASUKI awal tahun 2026, tekanan inflasi di Kepulauan Riau (Kepri) perlu diwaspadai seiring masih tingginya harga pangan serta tren kenaikan harga emas dunia.
BMKG Kelas I Hang Nadim Batam mengimbau nelayan dan pengguna jasa transportasi laut untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi gelombang tinggi di perairan Kepulauan Riau (Kepri).
Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) menetapkan UMK Batam 2026 sebesar Rp5.357.982, naik Rp368.382 dibandingkan UMK tahun 2025 yang sebesar Rp4.989.600.
BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) kembali mengeluarkan peringatan dini cuaca untuk wilayah Kepulauan Riau pada Minggu (30/11), pukul 16.10 WIB.
Gubernur Kepri, Ansar Ahmad, memaparkan berbagai potensi investasi dan keunggulan kawasan perdagangan bebas Batam, Bintan, Karimun (BBK) dalam forum investasi yang digelar di Singapura.
ADA 11 capaian program strategis terhadap masyarakat Provinsi Kepulauan Riau (Kepri).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved