Headline
“Damai bukan sekadar absennya perang. Ia adalah kebajikan,” tulis filsuf Baruch Spinoza.
“Damai bukan sekadar absennya perang. Ia adalah kebajikan,” tulis filsuf Baruch Spinoza.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) akan memberikan pelatihan pengurangan risiko bencana kepada para pengelola kawasan wisata alam.
Pelatihan ini dimaksudkan untuk memberikan pemahaman dan kemampuan para pengelola kawasan wisata alam ini bagaimana mereka akan menangani situasi yang terjadi.
"Semua pengelola kegiatan wisata alam, termasuk pula wisata sungai akan mendapatkan pelatihan dengan materi pengurangan risiko bencana," kata Kepala BPBD Kabupaten Bantul, Dwi Daryanto, Kamis (14/2).
Menurut Para pengelola kawasan wisata alam yang telah mendapatkan pelatihan diharapkan menerapkan prinsip-prinsip pengurangan risiko bencana. Bahkan, mereka diharapkan mampu menerapkan standar pengamanan agar saat terjadi bencana tidak ada korban.
Baca juga: RI - Selandia Baru Kembangkan Kerja Sama Mitigasi Bencana
Menurut dia, di wilayah Bantul banyak destinasi wisata alam yang memanfaatkan kawasan sungai. Padahal ancaman banjir di wilayah ini cukup tinggi terlebih saat hujan deras di wilayah utara.
Dengan adanya pengelola yang terlatih mitigasi bencana, lanjutnya, wisatawan yang datang pun akan merasa nyaman dan merasa aman, ketika mengunjungi kawasan wisata alam. Hal ini karena pengelola telah memiliki standar penanganan dan kesiapan yang tinggi mengenai penanganan kebencanaan.
Dwi Daryanto menambahkan di wilayah Kabupaten Bantul, destinasi wisata alam yang berhubungan dengan sungai antara lain Taman Pelangi (Desa Trimulyo Kecamatan Jetis), Taman Glugut di Desa Wonokromo, Kecamatan Pleret dan Wisata Kebonpring, di Desa Sri Mulyo, Kecamatan Piyungan.
Selain itu, imbuhnya lagi masih ada rintisan sejumlah destinasi wisata di aliran sungai yang lainnya.
"Karena itu para pengelolanya perlu mendapatkan pelatihan dan edukasi bagaimana pengurangan risiko bencana itu," ujarnya. (OL-3)
Dalam masa liburan Lebaran 2026 di Jawa Barat telah terjadi kontradiksi antara ledakan kunjungan wisatawan dengan kualitas pelayanan di lapanga
HINGGA H+2 libur Lebaran 2026, arus kunjungan wisatawan ke Kabupaten Samosir, Sumatra Utara (Sumut) semakin meningkat. Lonjakan kendaraan roda dua dan roda empat terpantau padat.
Prestasi ini sekaligus memperpanjang rekor kemenangan Bali yang tidak terputus sejak pertama kali penghargaan Readers' Choice Awards DestinAsian diselenggarakan.
KBRI Warsawa bekerja sama dengan ASITA menghadirkan 21 pelaku industri (sellers) asal Indonesia, mulai dari operator tur hingga perwakilan hotel dari destinasi unggulan.
Kunjungan wisatawan NTT naik 30%! Palapa Ring Timur untuk dukung konektivitas Kupang-Waingapu-Bali.
Gubernur Bali Wayan Koster ungkap dampak konflik Timur Tengah. Kunjungan wisman turun 800 orang/hari & 35 penerbangan di Bandara Ngurah Rai batal. Cek detailnya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved