Headline
Pemudik diminta manfaatkan kebijakan WFA.
Kumpulan Berita DPR RI
KECELAKAAN terjadi antara sebuah truk kontainer dengan truk gandeng di ruas jalan tol Surabaya-Gempol Kabupaten Sidoarjo, Rabu (13/2). Akibat kecelakaan itu kontainer terlempar tercebur sungai dan mengakibatkan jalan tol lumpuh hingga dua jam.
Kecelakaan ini terjadi di ruas jalan tol Surabaya-Gempol tepatnya di kilometer 29.400 di Desa Sepande Kabupaten Sidoarjo. Kecelakaan ini melibatkan truk trailer membawa container nomor polisi L 8275 UK dengan sebuah truk gandeng bermuatan pupuk nomor polisi N 8053 US.
Kecelakaan berawal saat truk membawa kontainer yang dikemudikan Tutut Utomo warga Kediri meluncur dari arah Surabaya menuju Gempol. Namun tepat di kilometer 29.400 tiba-tiba truk kontainer ini berhenti mendadak. Diduga ada permasalahan pada rem.
"Saat itu saya membawa kontainer kosong, karena akan ke Pandaan mengambil air kemasan," kata Utomo.
Pada saat sama meluncur truk gandeng bermuatan pupuk di kendarai Sudi warga Probolinggo. Pengemudi tidak bisa menghindar dan kemudian menabrak kontainer dari belakang.
Baca juga: Tertabrak KRL, Pemotor di Pademangan Tewas
Akibat kerasnya tabrakan mengakibatkan kontainer terlepas dan terpental masuk sungai sejauh 200 meter. Demikian pula pupuk yang diangkut truk gandeng jatuh berceceran di ruas jalan tol.
Kecelakaan ini mengakibatkan lalu lintas tol arah Surabaya ke Gempol menjadi lumpuh hingga selama dua jam. Jalan tol menjadi lumpuh karena proses evakuasi memerlukan waktu cukup lama. Sementara evakuasi kontainer yang jatuh ke sungai harus menggunakan alat berat.
"Dua kendaraan yang terlibat kecelakaan kami bawa ke pos PJR Jatim 2 Waru Sidoarjo, sementara dua pengemudi truk masih kami periksa," kata petugas PJR Jatim 2 Aiptu Sugeng HS. (OL-3)
PT Jasa Marga menerapkan diskon tarif tol sebesar 30% untuk rute menerus dari Gerbang Tol (GT) Cikampek Utama menuju GT Kalikangkung
Sebagai tambahan layanan darurat, Pertamina juga menyiagakan layanan motoris yang bertugas membantu pengendara yang mengalami kehabisan bahan bakar di tengah kemacetan.
Selain itu, disediakan 15 tempat istirahat dan pelayanan (TIP) fungsional di berbagai titik strategis.
“Pembatasan ini akan mulai diberlakukan pada Jumat, 13 Maret 2026 pukul 00.00 WIB, hingga Minggu, 29 Maret 2026 pukul 24.00 WIB
Astra Infra sebagai penyedia layanan infrastruktur publik khususnya jalan tol, siap melayani pemudik yang akan berlebaran di kampung halaman mereka.
PT Hutama Marga Waskita (Hamawas) sebagai Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) ruas tol Kuala Tanjung – Tebing Tinggi – Parapat (Tol Kutepat) di Sumatra Utara mempercepat pembangunan jalan tol tersebut.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved