Headline
Membicarakan seputar Ramadan sampai dinamika geopolitik.
Kumpulan Berita DPR RI
SEBAGIAN besar warga Kota Padang, Sumatera abrat dikagetkan guncangan gempa bumi yang bersumber dari kawasan Mentawai. Di Mentawai sendiri dilaporkan ada sejumlah kerusakan akibat gempa
Setidaknya ada empat kali guncangan gempa yang terasa. Paling akhir, berkekuatan 6.0 Skala Richter (SR), terjadi pada pukul 17.59 WIB, Sabtu (2/2).
Berdasarkan data BMKG, gempa tersebut berpusat di 3.06 Lintang Selatan, 99.88 Bujur Timur, dengan kedalaman 18 km. Episentrumnya di 121 km Tenggara Kepulauan Mentawai.
Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG Rahmat Triyono menjelaskan, hasil analisis BMKG menunjukkan gempa bumi ini memiliki kekuatan M 6,0 yang kemudian dimutakhirkan menjadi M 6,1.
Episenter gempabumi terletak pada koordinat 2,92 LS dan 99,98 BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 105 km arah tenggara Kota Tua Pejat, Kabupaten Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat pada kedalaman 26 km.
"Gempabumi ini didahului oleh gempa bumi dengan kekuatan M 5,3 dalam rentang 24 menit," ujarnya.
Baca juga : Mayoritas Gempa Terjadi di Indonesia Barat
Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenter, dia mengatakan, tampak bahwa gempa bumi tersebut termasuk dalam klasifikasi gempa bumi dangkal akibat aktivitas subduksi Lempeng Indo-Australia ke bawah Lempeng Eurasia tepatnya di zona Megathrust yang merupakan zona subduksi lempeng yang berada di Samudera Hindia sebelah barat Sumatra.
Konvergensi kedua lempeng tersebut membentuk zona subduksi yang menjadi salah satu kawasan sumber gempa bumi yang sangat aktif di wilayah Sumatra.
"Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempabumi ini dipicu oleh penyesaran naik (thrust fault)," ujarnya.
Berdasarkan laporan BMKG, guncangan gempa bumi ini dilaporkan dirasakan di daerah Padang Panjang, Bukittinggi, Solok II-III MMI Padang, Pariaman, Painan III-IV dan Kepulauan Mentawai (Tua Pejat,Pagai Selatan) IV-V MMI.
Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempa bumi tersebut. Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempa bumi tidak berpotensi tsunami.
Hingga pukul 17.00 WIB, Hasil monitoring BMKG menunjukkan adanya aktivitas gempabumi susulan (aftershock) sebanyak 10 kali, dengan kekuatan magnitudo terbesar M 4,7.
"Kepada masyarakat diimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya," imbau Rahmat.
Sementara itu dari Sikakap, sebagaimana disampaikan warga setempat, Silvester Sundoro mengatakan Puskesmas di Sikakap Utara mengalami kerusakan.
Hingga saat ini belum ada data valid mengenai kerusakan secara keseluruhan yang disebabkan gempa. (OL-8)
PT Kereta Api Indonesia II Sumatera Barat (Sumbar) mengimbau masyarakat tidak melakukan aktivitas di sekitar jalur rel, termasuk kegiatan menunggu waktu berbuka puasa atau ngabuburit.
PEMERINTAH Provinsi Sumatra Barat (Sumbar) menegaskan penertiban aktivitas Pertambangan Tanpa Izin (PETI) di wilayah Sumbar masih berjalan melalui kerja tim terpadu lintas sektor.
PEMERINTAH pusat telah menyiapkan total anggaran sebesar Rp2,6 triliun untuk Sumatera Barat (Sumbar), untuk kegiatan rehabilitasi dan rekonstruksi infrastruktur pascabencana.
Kemeninves sampai Danantara diyakini bisa menjadi jalan keluar terbaik untuk mengelola lahan perkebunan sampai pertambangan ini.
Barita mengatakan upaya hukum ini diharapkan dapat memberikan kejelasan terhadap penyebab bencana di Sumatra.
Pembangunan huntara dilakukan di tiga provinsi terdampak bencana di Sumatra. Rinciannya, sebanyak 16.282 unit huntara dibangun di Aceh, 947 unit di Sumatra Utara, dan 618 unit di Sumatra Barat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved