Headline

Tragedi Bantargebang menjadi bukti kegagalan sistemis.

Suami Siri di Balik Mayat Wanita Tinggal Tulang di Depok , Diduga Persoalan Ekonomi

Media Indonesia
10/3/2026 15:06
Suami Siri di Balik Mayat Wanita Tinggal Tulang di Depok , Diduga Persoalan Ekonomi
Ilustrasi.(freepik)

POLDA Metro Jaya mengungkapkan bahwa persoalan ekonomi memicu pembunuhan di balik penemuan mayat wanita tinggal tulang di Meruyung, Limo, Kota Depok, Jawa Barat (Jabar).Depok, Jawa Barat,  Sabtu (7/3).

Polisi menemukan jasad korban sudah dalam kondisi mengering. Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto menyampaikan terduga pelaku berinisial ARH, 44, merupakan suami siri korban.

"Motif sementara pembunuhan diduga dilatarbelakangi persoalan ekonomi," ujar Budi dikutip Selasa (10/3).

Menurut Budi tersangka tidak memiliki pekerjaan dan merasa sakit hati setelah diusir dari rumah korban. 

Sementara itu, Kasubdit Reserse Mobile (Resmob) Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Resa Fiardi Marasabessy memaparkan bahwa tersangka menikah siri dengan korban berinisial DH, 55, pada 30 Desember 2024.

Pasangan itu kemudian tinggal di Perumahan Primavera, Kelapanunggal, hingga April 2025. Lalu, pada Oktober 2025 terjadi pertengkaran antara korban dan tersangka hingga tersangka diusir dari rumah.

Saat perkelahian, tersangka menutup mulut korban dengan tangan dan korban melawan dengan mencakar. 

Tersangka kemudian mencekik korban hingga lemas. Setelah itu, tersangka mengambil tali dan melilitkannya ke leher korban. 

Tersangka menunggu hingga satu jam. Setelah korban tak bernyawa lagi, tersangka membawa korban ke dalam kamar dan menutup jasadnya menggunakan karpet.

"Tersangka mengambil ponsel korban dan meninggalkan rumah (TKP) dengan membawa sepeda motor korban," terang Resa.

Terduga tersangka pembunuh mayat wanita tinggal tulang di Depok akhirnya ditangkap pada 15.30 WIB di Jalan Cipete Raya, Nomor 9, RT 4 RW 10, Kelurahan Jatimulya, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. (Ant/H-4)
 

    
 

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Indriyani Astuti
Berita Lainnya