Headline
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menggelar patroli malam untuk mencegah aksi tawuran yang melibatkan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan aparat penegak hukum. Langkah ini dilakukan sebagai upaya menjaga keamanan dan ketertiban Jakarta, khususnya selama bulan Ramadan.
Malam Ramadan kerap diisi dengan kegiatan Sahur On The Road (SOTR) yang tidak jarang menjadi pemicu tawuran antarkelompok.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memastikan penertiban akan dilakukan dengan pendekatan humanis.
"Tetapi saya yakinlah bahwa pendekatan yang lebih humanis, terbuka, kemudian juga merangkul bagi semuanya," ujar Pramono di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (10/2).
Pramono menambahkan, selain mencegah SOTR, penindakan secara humanis juga dilakukan untuk menertibkan Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS), seperti manusia gerobak, yang jumlahnya kerap meningkat menjelang Ramadan.
"Ya, pokoknya kita akan menertibkanlah, tapi dengan secara manusiawi gitu ya," pungkasnya.
Sebelumnya, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) DKI Jakarta Satriadi Gunawan menyatakan penjangkauan terhadap Penyandang Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS) terus dilakukan secara rutin di seluruh wilayah Jakarta. Hingga 9 Februari 2026, sebanyak 178 orang PPKS berhasil dijangkau oleh tim gabungan.
“Penjangkauan PPKS dilaksanakan setiap hari bersama tim gabungan, antara lain Dinas Sosial, Dinas Perhubungan, unsur kecamatan dan kelurahan, serta TNI dan Polri di lima wilayah kota,” ujar Satriadi, Senin (9/2).
Satriadi menjelaskan, seluruh PPKS yang terjaring selanjutnya diserahkan kepada Dinas Sosial untuk mendapatkan penanganan lanjutan. Mereka ditempatkan di Panti Sosial Bina Insan Bangun Daya (PSBIBD) 1 Kedoya dan PSBIBD 2 Cipayung guna menjalani proses pembinaan.
“Hasil penjangkauan kami serahkan ke panti sosial untuk dilakukan pembinaan agar mereka mendapatkan pendampingan yang layak dan berkelanjutan,” katanya.
Lebih lanjut, Satriadi menegaskan Satpol PP DKI Jakarta akan meningkatkan intensitas penjangkauan PPKS menjelang bulan suci Ramadan 1447 Hijriah. Langkah tersebut dilakukan untuk menciptakan suasana yang aman, tertib, dan nyaman bagi masyarakat dalam menjalankan ibadah puasa.
“Menyambut Ramadan, penjangkauan PPKS akan kami tingkatkan agar masyarakat dapat beribadah dengan khusyuk dan lingkungan kota tetap tertib,” tegasnya.
Satpol PP DKI Jakarta, kata Satriadi, berkomitmen menjalankan pendekatan humanis dalam setiap penjangkauan, dengan mengedepankan koordinasi lintas instansi serta prinsip perlindungan sosial bagi kelompok rentan di Jakarta. (P-4)
Ia menegaskan untuk tetap memastikan kondisi Babel aman dan kondusif di bulan suci Ramadan.
Untuk mengantisipasi tindak kriminal dan SOTR Pemerintah Kota Depok bersama Polrestro Depok dan Kodim 0508 Depok akan menggelar patroli harian.
Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Selatan bakal beruapaya mengantisipasi aksi sahur di jalanan (sahur on the road/SOTR) yang dapat memicu terjadinya tawuran.
Ia juga mengingatkan agar tidak lagi menggunakan knalpot bising atau brong, dan memastikan akan ditindak tegas.
Bila ada oknum masyarakat yang masih membandel, pasti akan menerima konsekuensi hukum.
Kegiatan patroli untuk memastikan Kabupaten Klaten tetap aman, tertib, dan kondusif di tengah meningkatnya aksi demonstrasi di sejumlah kota di Indonesia.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved