Headline
Pemerintah pelajari seluruh risiko menyusul putusan MA AS.
Pemerintah pelajari seluruh risiko menyusul putusan MA AS.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH Kota Tangerang Selatan (Tangsel) memperingati sepuluh tahun implementasi Sistem Surat Masuk dan Keluar (Sisumaker). Inovasi digital yang diinisiasi oleh Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Tangsel ini kini tercatat sebagai salah satu best practice yang direplikasi secara luas oleh berbagai kementerian dan pemerintah daerah di Indonesia.
Selama satu dekade berjalan, Sisumaker telah bertransformasi dari sekadar alat administrasi internal menjadi ekosistem digital terpadu. Salah satu pengembangan terbarunya adalah fitur Sisumaker Publik yang memungkinkan masyarakat berinteraksi langsung dengan birokrasi tanpa sekat fisik.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Tangsel, Tubagus Asep Nurdin, menyatakan bahwa keberlanjutan sistem ini merupakan bukti adaptivitas pemerintah daerah terhadap tuntutan zaman.
“Selama lebih dari satu dekade, Sisumaker memastikan setiap alur surat terdokumentasi dan dapat dipantau prosesnya. Kini, layanan ini kami buka aksesnya bagi masyarakat agar penyampaian aspirasi tidak lagi terkendala jarak dan waktu,” ujar Asep melalui keterangan resminya, Jumat (2/1).
Keunggulan utama dari Sisumaker Publik adalah kemampuannya mengintegrasikan surat dari masyarakat langsung ke dalam tata naskah dinas internal secara otomatis. Hal ini memangkas birokrasi panjang yang biasanya ditemui dalam layanan konvensional.
“Warga tidak perlu lagi datang ke kantor pemerintahan. Mereka cukup mengirimkan surat secara digital melalui sistem, dan surat tersebut langsung masuk ke disposisi pimpinan secara berjenjang,” tambahnya.
Secara teknis, sistem ini mengelola persuratan secara end-to-end, mulai dari penerimaan hingga pengarsipan digital terpusat. Untuk menjamin keamanan data, Sisumaker dilengkapi dengan pengaturan hak akses yang ketat dan fitur audit trail untuk melacak jejak dokumen.
Ke depan, Pemkot Tangsel berkomitmen untuk terus meningkatkan proteksi sistem serta kemudahan akses bagi pengguna.
“Penguatan integrasi dan keamanan sistem akan terus kami dorong. Harapannya, Sisumaker benar-benar menjadi jembatan komunikasi yang efektif dan memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan kualitas layanan publik nasional,” pungkas Asep. (E-4)
Guru kelas 1 UPTD SDN Sawah 01, Mulyani, mengungkapkan dirinya telah mengabdikan diri mengajar di sekolah tersebut selama lebih dari 30 tahun.
Seluruh armada resmi memiliki identitas fisik spesifik, pelat nomor yang terdata dalam sistem, serta rute perjalanan yang terpantau.
Wali Kota Tangerang menginstruksikan pembenahan total pada bangunan SD dan SMP Negeri agar memenuhi standar keamanan dan kenyamanan yang tinggi.
Saat itu, bangunan sekolah masih didominasi gedung satu lantai yang berdiri sejak tahun 1975, dengan sejumlah bagian yang sudah mengalami penurunan kualitas struktur.
Menurutnya, saling bantu antara daerah ini perlu dilakukan guna memudahkan menyelesaikan sebuah permasalahan.
Peningkatan infrastruktur pendidikan menjadi prioritas utama pemerintah daerah sebagai fondasi pembangunan sumber daya manusia.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved