Headline

Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.

Pererat Kerja Sama Antardaerah, Pramono Tawarkan Aplikasi JAKI ke Gubernur Sulsel

Mohamad Farhan Zhuhri
19/12/2025 17:56
Pererat Kerja Sama Antardaerah, Pramono Tawarkan Aplikasi JAKI ke Gubernur Sulsel
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung (kiri) bersama Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman, di Balai Kota, Jakarta Pusat, Jumat (19/12) .(MI/Mohamad Farhan Zhuhri)

GUBERNUR DKI Jakarta Pramono Anung menerima kunjungan kerja Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman, di Balai Kota, Jakarta Pusat, Jumat (19/12). Pertemuan strategis ini membahas penguatan kolaborasi antardaerah, mulai dari digitalisasi pemerintahan hingga investasi sektor pangan.

Dalam pertemuan tersebut, Pramono menawarkan sistem digitalisasi Jakarta melalui aplikasi JAKI untuk diadaptasi oleh Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan. Langkah ini bertujuan untuk mempercepat implementasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE).

“Pemprov DKI Jakarta juga menawarkan pemanfaatan konsep Smart City melalui aplikasi JAKI yang kami miliki untuk dapat diterapkan di Sulawesi Selatan. Kami siap memberikan pendampingan, edukasi, pelatihan, serta berbagi pengetahuan terkait implementasinya,” ujar Pramono di Balai Kota DKI Jakarta, Jumat (12/12).

Selain transformasi digital, Pramono membidik potensi besar Sulawesi Selatan di sektor agraris dan perikanan. Ia telah menginstruksikan Biro Kerja Sama Daerah untuk menjajaki peluang investasi di provinsi yang dikenal sebagai lumbung pangan nasional tersebut.

“Kami melihat potensi Sulawesi Selatan di sektor perikanan dan pertanian itu luar biasa. Saya sudah meminta jajaran untuk mendalami peluang tersebut. Apabila memungkinkan, sebagaimana kerja sama dengan daerah lain, Pemprov DKI Jakarta siap berinvestasi di sektor tersebut,” tambahnya.

Sementara itu, Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman menyambut positif tawaran tersebut. Ia menilai tata kelola smart city dan transportasi publik di Jakarta dapat menjadi referensi penting bagi pengembangan daerahnya, termasuk untuk memperkuat layanan Trans Sulsel.

“Kerja sama ini mencakup percepatan adopsi berbagai sistem yang telah diterapkan di DKI Jakarta untuk kami kembangkan dan adaptasi melalui skema berbagi pengetahuan. Termasuk pemanfaatan aplikasi JAKI dan pengelolaan BUMD. Selain itu, kami juga menawarkan sejumlah produk unggulan Sulawesi Selatan sebagai daerah agraris dan lumbung padi nasional," kata Andi.

Sebagai informasi, kerja sama kedua provinsi ini merupakan kelanjutan dari Kesepakatan Bersama tentang Pengembangan Potensi Daerah dan Peningkatan Pelayanan Publik yang berlaku hingga 2027. Pada 2025, kesepakatan ini telah diadendum untuk mendukung Program Transmigrasi, di mana DKI Jakarta mendapatkan alokasi penempatan tiga kepala keluarga di Kabupaten Sidenreng Rappang, Sulawesi Selatan. (Far/P-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Eksa
Berita Lainnya