Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
GUBERNUR DKI Jakarta Pramono Anung mengungkapkan perayaan Tahun Baru di Jakarta tidak akan digelar secara mewah dan berlebihan. Ia menekankan pentingnya empati terhadap bencana yang terjadi di sejumlah daerah, khususnya di Aceh, Sumatra Barat dan Sumatra Utara.
“Yang paling utama adalah enggak ada kemeriahan yang berlebihan, yang bersifat mewah-mewah, enggak,” kata Pramono di Jakarta Utara, Jumat (19/12).
Ia menyampaikan, Pemprov DKI akan menyiapkan ruang khusus untuk refleksi, doa dan kontemplasi sebagai bentuk empati atas musibah yang terjadi. Kendati demikian, dirinya juga tidak bisa melarang melarang masyarakat untuk mengekspresikan rasa syukur dengan cara lain.
Pramono memastikan tidak akan ada pesta kembang api pada malam pergantian tahun. Sebagai gantinya, ia mempertimbangkan penggunaan pertunjukan drone. “Kembang api menurut saya enggak perlu ada. Jadi pakai drone aja cukup,” ujarnya.
Menurut Pramono, Jakarta sebagai ibu kota negara akan menjadi sorotan internasional, sehingga perayaan Tahun Baru harus mencerminkan kesederhanaan sekaligus kepekaan sosial. Ia mengatakan keputusan final terkait konsep perayaan Tahun Baru akan ditetapkan pada Senin.
"Saya tidak ingin menampakkan kemewahan berlebihan dan tidak punya empati dengan apa yang terjadi dengan saudara-saudara kita di Sumatra,” tukasnya.(M-2)
Upaya pencegahan melalui modifikasi cuaca dinilai lebih efektif dibandingkan penanganan dampak banjir setelah curah hujan tinggi terjadi.
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda, dan Gubernur Aceh Muzakir Manaf dinilai bisa tersingkir.
Pasar Baru, Jakarta Pusat; Pasar Glodok, Jakarta Barat; hingga kawasan Kota Tua, akan ditata ulang oleh Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung.
GUBERNUR DKI Jakarta Pramono Anung meresmikan revitalisasi Pasar Kombongan, Kemayoran, Jakarta Pusat.
GUBERNUR DKI Jakarta Pramono Anung menanggapi soal aksi tawuran Manggarai, Jakarta Selatan, yang terjadi di awal tahun 2026.
GUBERNUR DKI Jakarta Pramono Anung menegaskan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tetap mempertahankan besaran Upah Minimum Provinsi (UMP) Jakarta yang telah ditetapkan.
Ia menekankan, larangan serupa juga diterapkan oleh pemerintah daerah lainnya. Hal ini dilakukan sebagai bentuk empati kepada para korban bencana Sumatra dan daerah lainnya di masa pemulihan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved