Headline
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Kumpulan Berita DPR RI
Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) mencatatkan prestasi gemilang dengan meraih peringkat pertama nasional dalam Monitoring dan Evaluasi Keterbukaan Informasi Publik (Monev KIP) Tahun 2025 yang diselenggarakan oleh Komisi Informasi Pusat (KIP) RI.
Polri berhasil meraih nilai tertinggi 98,90 dengan predikat Informatif pada kategori Lembaga Negara dan Lembaga Pemerintahan Non Kementerian (LNNK). Capaian ini merupakan peningkatan signifikan, mengingat pada tahun sebelumnya Polri berada di peringkat kedua. Hasil ini menempatkan Polri sebagai badan publik dengan tingkat keterbukaan informasi paling unggul di antara lembaga negara nonkementerian.
Penghargaan tertinggi, Arkana Wiwarta Prajanugraha sebagai Badan Publik Terbaik Nasional, diterima oleh Wakil Kapolri Komjen Dedi Prasetyo yang mewakili Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, pada acara penganugerahan Anugerah KIP 2025.
Kapolri Listyo Sigit Prabowo menyampaikan apresiasinya atas kerja kolektif seluruh jajaran dan dukungan berbagai pihak.
“Alhamdulillah Polri meraih peringkat 1 setelah sebelumnya peringkat 2, terima kasih atas masukan dan koreksi yang terus diberikan. Ini menjadi apresiasi sekaligus tantangan dan tanggung jawab bagi seluruh rekan-rekan untuk terus menjaga kepercayaan masyarakat melalui keterbukaan informasi publik,” ujar Kapolri.
Ketua Komisi Informasi Pusat RI, Donny Yoesgiantoro, menilai capaian Polri mencerminkan kinerja yang konsisten dan terukur dalam penyelenggaraan layanan informasi publik, sekaligus menunjukkan penerapan prinsip transparansi secara menyeluruh.
Dengan hasil ini, Polri menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat tata kelola layanan informasi publik yang akuntabel, mudah diakses, dan responsif, sebagai bagian dari upaya menjaga dan meningkatkan kepercayaan masyarakat. (P-5)
Hingga H+6 Lebaran, tercatat sebanyak 2.561.629 pemudik telah kembali masuk ke wilayah Jakarta.
Kapolri menyebut puncak arus balik Lebaran 2026 telah terlewati. Tersisa 13% atau sekitar 385 ribu kendaraan yang belum kembali ke Jakarta. Simak detail datanya di sini.
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyebut angka kecelakaan mudik 2026 turun 7,8% meskipun jumlah pemudik melonjak 20%. Simak data lengkap fatalitas dan pantauan arus balik di sini.
KAPOLRI Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan kebijakan Work From Anywhere (WFA) guna mengurai kepadatan pada puncak arus balik Lebaran 2026.
Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo memprediksi puncak arus balik Hari Raya Idul Fitri 1446 Hijriah akan dimulai pada 24 Maret 2026.
Kapolri menyatakan hal tersebut guna mengantisipasi potensi kecelakaan di tempat wisata seiring dengan melonjaknya jumlah wisatawan pada momen libur nasional tersebut.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved