Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
Polres Metro Jakarta Pusat terus mendalami penyebab kebakaran ruko Terra Drone di Kemayoran yang menewaskan 22 orang. Delapan saksi dari unsur karyawan dan manajemen perusahaan diperiksa. Penyidik menekankan bahwa pemeriksaan ini dilakukan untuk memastikan apakah terdapat unsur pidana atau kelalaian dalam peristiwa tragis tersebut.
Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat AKBP Roby Heri Saputra mengatakan pemeriksaan saksi masih berlangsung. “Sampai saat ini sudah ada delapan orang yang diperiksa,” ujarnya, Rabu (10/12).
Roby menegaskan pihaknya berupaya mengungkap kasus kebakaran Terra Drone secara menyeluruh.
“Kami ingin memastikan terang benderang apakah ada unsur pidana atau kelalaian yang menyebabkan puluhan orang meninggal dunia,” katanya.
Kebakaran terjadi pada Selasa (9/12) siang di ruko enam lantai yang berlokasi di Jalan Letjen Suprapto, Cempaka Baru, Kemayoran. Lantai dasar bangunan hangus terbakar, sementara lantai-lantai lainnya selamat dari api.
Dinas Gulkarmat DKI Jakarta memastikan 22 korban meninggal dunia, sebagian besar ditemukan di lantai 3 dan 5. Menurut Kepala Dinas Gulkarmat Bayu Meghantara, para korban diduga kelelahan saat mencoba mencapai pintu darurat di lantai atas.
“Jalur akses ke atas butuh energi. Mungkin mereka kelelahan,” kata Bayu.
Petugas juga berhasil menyelamatkan 19 orang yang berada di lantai paling atas sebelum dievakuasi ke titik aman.
Terra Drone merupakan bagian dari Terra Drone Group, perusahaan yang bergerak di bidang layanan pemanfaatan pesawat nirawak (drone) untuk sektor konstruksi, pertambangan, minyak dan gas, serta energi.
Ruko yang disewa Terra Drone yang terbakar di Jakarta Pusat hingga menewaskan 22 orang pada 9 Desember 2025 itu tidak pernah dilakukan perawatan rutin.
Insiden Terra Drone menewaskan 22 orang, terdiri dari karyawan dan peserta magang yang berada di dalam gedung.
Dua saksi kunci ungkap penyebab kebakaranĀ Terra Drone di Jakarta Pusat. Baterai drone memercikkan api hingga menewaskan 22 orang
ANGGOTA Komisi A DPRD DKI Jakarta William Aditya Sarana mendesak pembentukan panitia khusus atau pansus untuk menelusuri menyusul insiden kebakaran di gedung Terra Drone
Polres Metro Jakarta Pusat mengonfirmasi bahwa penyidikan terkait kebakaran Terra Drone di kawasan Kemayoran masih terus berjalan.
Polisi menetapkan Dirut Terra Drone MW sebagai tersangka kebakaran ruko di Kemayoran yang menewaskan 22 orang. Penyidik mengantongi dua alat bukti
Polres Metro Jakarta Pusat telah menetapkan satu tersangka dalam kebakaran rumah toko (ruko) Terra Drone, Kemayoran, yang menewaskan 22 orang.
Menghirup karbon monoksida (CO) menjadi penyebab utama kematian para korban kebakaran di Rumah Toko (Ruko) Terra Drone, Kemayoran, Jakarta Pusat.
Pemeriksaan kepada manajemen perlu dilakukan untuk mengetahui secara persis apakah mereka sudah mempersiapkan atau mempunyai manajemen risiko atau tidak.
Pemerintah pun akan mengkaji persoalan penerbitan izin pembangunan gedung tersebut, termasuk mengecek status risiko gedung itu, baik risiko rendah, sedang, atau tinggi.
Salah satu yang tewas akibat kebakaran Rumah Toko (Ruko) Terra Drone, Kemayoran, Jakarta Pusat, yakni Novia sedang hamil anak pertama dan menjelang hari perkiraan lahir (HPL).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved