Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
Anak laki-laki bernama Alvaro Kiano Nugroho (6), yang dilaporkan hilang sejak Maret 2025, ditemukan meninggal dunia di wilayah Pesanggrahan, Jakarta Selatan. Kepastian tersebut disampaikan Kapolsek Pesanggrahan, AKP Seala Syah Alam, pada Minggu (24/11).
“Alvaro ditemukan sudah tidak bernyawa,” ujar Seala.
Ia menambahkan bahwa polisi telah menangkap seorang tersangka yang diduga terlibat dalam kasus hilangnya Alvaro. Namun penyebab Alvaro meninggal masih diselidiki lebih lanjut.
Seala mengatakan pihaknya belum dapat mengungkap detail kasus karena proses pendalaman masih berlangsung. Ia menjelaskan bahwa sejak laporan diterima, tim gabungan telah dibentuk untuk melakukan pencarian.
Upaya pelacakan menghadapi sejumlah kendala, termasuk rekaman CCTV di sekitar lokasi yang otomatis terhapus setiap hari sehingga tidak tersimpan. Selain itu, laporan dari keluarga tidak dibuat pada hari saat Alvaro dinyatakan hilang, sehingga menyulitkan penelusuran awal.
Informasi kemudian dihimpun dari berbagai sumber: keterangan saksi, sekolah, keluarga, pesan dari warga melalui Instagram, hingga saluran aduan ke Kapolsek.
Alvaro dilaporkan menghilang sejak Kamis, 6 Maret 2025, atau sekitar delapan bulan sebelum ditemukan. Kakek korban, Tugimin (71), menduga cucunya diculik oleh seorang pria yang mengaku sebagai ayahnya.
Saat terakhir terlihat, Alvaro mengenakan kaus hitam, celana panjang hitam, dan sandal hitam. Ia bertubuh kurus, berkulit gelap, berambut cepak, dan memiliki lesung pipi. (Ant/E-3)
Namun niat itu diurungkan lantaran tanah di lokasi terlalu keras sehingga memilih membungkus jasad Alvaro memakai plastik dan membuangnya di tumpukan sampah.
Polda Metro Jaya merilis kronologi lengkap kematian Alvaro Kiano Nugroho (6) atau AKN, yang diduga dibunuh ayah tirinya, Alex Iskandar (AI), dengan cara dibekap.
RS Polri Pastikan Ayah Tiri Alvaro Tidak Alami Kekerasan, Luka Sesuai Pola Gantung Diri
Kepolisian membenarkan bahwa tersangka pembunuhan anak laki-laki berusia enam tahun, Alvaro Kiano Nugroho, ditemukan meninggal dunia karena gantung diri.
Polres Metro Jakarta Selatan menyebutkan ayah tiri sekaligus pelaku pembunuhan anak Alvaro Kiano Nugroho (6), Alex Iskandar (AI) sempat menyimpan mayat Alvaro selama tiga hari di garasi mobil.
Prima menyebut, kedua kantong tersebut tiba dengan label Mr X pada Senin (24/11) sekitar pukul 00.45 WIB. Lalu, kantong tersebut langsung masuk proses identifikasi awal.
Namun niat itu diurungkan lantaran tanah di lokasi terlalu keras sehingga memilih membungkus jasad Alvaro memakai plastik dan membuangnya di tumpukan sampah.
Polres Metro Jakarta Selatan menyebutkan ayah tiri sekaligus pelaku pembunuhan anak Alvaro Kiano Nugroho (6), Alex Iskandar (AI) sempat menyimpan mayat Alvaro selama tiga hari di garasi mobil.
Prima menyebut, kedua kantong tersebut tiba dengan label Mr X pada Senin (24/11) sekitar pukul 00.45 WIB. Lalu, kantong tersebut langsung masuk proses identifikasi awal.
Polisi tengah melakukan pemeriksaan DNA terhadap kerangka manusia yang ditemukan di wilayah Pesanggrahan, Jakarta Selatan, karena diduga merupakan jasad Alvaro Kiano Nugroho.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved