Headline

Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.

Pramono Belum Bisa Gratiskan 15 Golongan Warga Luar Jakarta Naik Bus Trans-Jakarta

Mohamad Farhan Zhuhri
29/10/2025 12:29
Pramono Belum Bisa Gratiskan 15 Golongan Warga Luar Jakarta Naik Bus Trans-Jakarta
Ilustrasi(PT Transportasi Jakarta (Transjakarta))

GUBERNUR Jakarta Pramono Anung menegaskan, Pemprov DKI belum bisa menggratiskan 15 golongan dari luar Jakarta untuk menggunakan transportasi umum miliki Jakarta, seperti Bus Trans-Jakarta dan lainnya. 

Padahal, wacana penggratisan 15 golongan warga luar Jakarta ini sudah diungkap Pramono pada awal masa jabatannya. Adapun 15 golongan tersebut adalah PNS dan pensiunan, tenaga kontrak, siswa penerima KJP Plus, penghuni Rusunawa, Tim Penggerak PKK, dan karyawan bergaji setara UMP. 

Kemudian juga penduduk ber-KTP Kepulauan Seribu, penerima Raskin domisili Jabodetabek, anggota TNI/Polri, veteran Republik Indonesia, penyandang disabilitas, lansia di atas 60 tahun, pengurus rumah ibadah, pendidik PAUD, serta golongan Jumantik, pengurus Karang Taruna, Dasawisma, dan Posyandu.

"Jakarta terus terang belum bisa memberikan subsidi untuk 15 golongan di luar warga Jakarta," kata Pramono di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (29/10). 

Meski demikian, dia memastikan 15 golongan yang ber-KTP DKI Jakarta tetap gratis saat menggunakan transportasi umum.

"Jadi untuk yang warga Jakarta tetap kami akan memberikan subsidi, pembebasan," ujar Pramono.

Politikus PDIP itu mengungkapkan bahwa salah satu alasan Pemprov DKI belum dapat memberikan subsidi tersebut karena adanya pemotongan dana Transfer ke Daerah (TKD) oleh pemerintah pusat.

"Tetapi bagi warga di luar Jakarta tentunya kami belum bisa untuk memberikan subsidi. Apalagi DBH-nya baru dipotong," tandasnya. (H-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Indrastuti
Berita Lainnya