Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
POLISI menangkap komplotan pencuri baterai tower base transceiver station (BTS) milik salah satu provider telepon selular di wilayah Kelurahan Margahayu, Bekasi Timur, Kota Bekasi, Jawa Barat. Tiga tersangka yang diringkus berinisial IS, DK, dan AS, serta dua lainnya berperan sebagai penadah barang curian, yakni RW dan AG.
Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Kusumo Wahyu Bintoro mengatakan, aksi pencurian tersebut diinisiasi tersangka IS, yang merupakan pekerja teknisi pengerjaan tower BTS.
"IS biasa melakukan pengerjaan rutin, perawatan di tower BTS itu. Tapi, ternyata dia juga yang melakukan kegiatan pencurian," kata Kusumo dalam keterangannya, Rabu (15/10).
Menurut dia, aksi pencurian itu terjadi pada Sabtu (4/10) lalu pukul 12.30 WIB. IS yang bekerja sebagai teknisi mengajak rekannya mencuri baterai saat sedang melakukan pengerjaan pemeliharaan.
"Dia mengajak rekannya DK dan AS, dengan alasan untuk mengadakan pemeliharaan, tapi ternyata mengambil baterai yang ada di situ, lalu mereka menjual ke para penadah (RW dan AG)," katanya.
Akibat baterai BTS yang hilang, sinyal di wilayah itu pun mati dan warga sekitar sulit mengakses internet. Situasi tersebut membuat pihak perusahaan mendapat komplain dari warga.
Perusahaan pun melakukan investigasi internal. Hasilnya, gangguan sinyal terjadi akibat baterai hilang. Pihak perusahaan kemudian melaporkan IS, yang merupakan pegawai teknisi berstatus tidak tetap (outsourcing).
"Dari hasil pemeriksaan, tersangka telah mengambil sebanyak 2 unit baterai. Per baterai dijual dengan harga Rp5 juta. Jadi, kalau yang diambil (di Margahayu) ini ada 2 unit, harga satuannya kurang lebih Rp5 juta," terang Kusumo.
Berdasarkan pengakuannya, komplotan ini sudah beraksi sebanyak tiga kali di sejumlah wilayah di Kota Bekasi, yakni di wilayah Harapan Baru, Teluk Pucung, dan Margahayu. Para tersangka kini terancam dikenakan Pasal 363 KUHP dengan hukuman maksimal 7 tahun penjara. (AK/P-2)
Warga rupanya sudah geram dengan aksi pelaku, karena banyak alat Laban milik petani tambak yang hilang dicuri.
Komplotan pencuri beranggotakan WNA asal Tiongkok yang menyasar sejumlah pabrikan di Jawa Tengah berhasil dibekuk petugas Satuan Reserse dan Kriminal Polrestabes Semarang.
Kejahatan terhadap aset negara seperti ini sangat membahayakan keselamatan perjalanan kereta api.
Pelaku yang sempat dikeroyok massa itu dibawa ke Polsek Duren Sawit berikut barang bukti sebuah sepeda motor untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.
Pengungkapan kasus ini diharapkan dapat meminimalkan aksi begal yang kerap meresahkan masyarakat.
Ulasan mendalam Samsung Galaxy S26 Ultra 2026: Chipset 2nm, kamera 24MP Pro, dan pengisian daya 60W. Simak panduan lengkap spesifikasi dan harganya di sini.
Baterai kertas umumnya menggunakan substrat berbasis selulosa, yakni kertas, sebagai struktur utama yang digabung dengan material elektroda dan elektrolit yang aman serta mudah terurai.
Huawei FreeClip 2 rilis di RI: driver dual-diaphragm, AI NPU deteksi bising, baterai 38 jam, 5,1 g/earbud, IP57. Harga Rp2,899 juta. Mulai dijual 15 Jan 2026 resmi.
Sejumlah pengguna Redmi Note 14 dan Redmi Note 14 Pro memberikan laporan bahwa ponsel mereka mati mendadak padahal indikator persentase baterai belum berada di angka 0%
HONOR bersiap menyambut tahun 2026 dengan ponsel baru yang bertenaga. Perusahaan teknologi asal Tiongkok itu mengumumkan akan merilis Honor Power 2
PENYIDIKAN kebakaran gedung Terra Drone di Jalan Jenderal Suprapto, Cempaka Putih, Jakarta Pusat terus berjalan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved