Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
GUBERNUR DKI Jakarta Pramono Anung mengatajan semua fasilitas dan seluruh acara keramaian juga perlu diberi ruangan khusus merokok. Itu disampaikan menanggapi terkait Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Kawasan Tanpa Rokok.
Perda KTR saat ini masih dibahas Panitia Khusus (Pansus) DPRD bersama dengan jajaran Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Salah satu yang menjadi perhatian yakni lokasi yang dilarang untuk melakukan kegiatan merokok hingga promosi dan berjualan di kawasan yang dilarang.
"Jadi intinya, semua fasilitas yang memperbolehkan atau mengadakan acara harus menyiapkan tempat untuk merokok secara tertutup, supaya tidak mengganggu yang lainnya," bebernya.
Sebagaimana diketahui, dalam Raperda KTR pasal 4 ayat 1 huruf j menyebutkan bahwa tempat tertentu yang menyelenggarakan izin keramaian termasuk dalam kawasan tanpa rokok.
Lebih lanjut, adapun Kawasan Tanpa Rokok lainnya meliputi, fasilitas pelayanan kesehatan, tempat proses belajar mengajarc tempat anak bermain, tempat ibadah, prasarana olahraga, tempat kerja, tempat umum dan ruang publik terpadu. (Far)
Images
Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta menyetujui Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Kawasan Tanpa Rokok (KTR) untuk disahkan menjadi perda.
APVI menilai beberapa ketentuan Raperda justru menciptakan insentif negatif yang mendorong peredaran barang ilegal.
Dalam proses itu, Aziz mengaku bisa saja ada ketentuan dalam pasal-pasal di Raperda KTR yang diubah oleh Kemendagri.
Ia menyebut Bapemperda sudah menerima langsung aspirasi dari berbagai kelompok, mulai dari gabungan pengusaha rokok hingga paguyuban pengusaha warteg.
Pasal pelarangan penjualan rokok dalam radius 200 meter dari satuan pendidikan dan tempat bermain anak tetap dipertahankan.
Sebanyak 94,4% responden di Jakarta merasa terganggu dengan asap rokok di ruang publik dan 95,3% mendukung ruang publik sehat tanpa asap rokok.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved