Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
Petugas gabungan menangani turap longsor akibat banjir di Jalan Jati Padang III, Kelurahan Jati Padang, Kecamatan Pasar Minggu, Jakarta Selatan.
"Kami mengerahkan sebanyak 35 petugas untuk menangani," Kepala Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA) Jakarta Selatan Santo saat dihubungi di Jakarta, hari ini.
Sementara, Kepala Seksi Ekonomi dan Pembangunan Kelurahan Jati Padang, Yandi Trisandi mengatakan turap longsor setelah terjadi hujan lebat dan banjir di daerah itu pada Minggu (6/7).
"Meningkatnya debit air Kali Mampang menyebabkan dinding turap tidak mampu menahan air yang cukup deras, sehingga turap langsung longsor menutup aliran air," ujar Yandi.
Yandi menjelaskan, dalam pembersihan puing turap yang longsor sepanjang 20 meter dengan tinggi 2,5 meter tersebut melibatkan petugas PPSU Jati Padang, Suku Dinas Sumber Daya Air Jakarta Selatan, serta Suku Dinas Bina Marga Jakarta Selatan.
"Keterbatasan akses membuat penggunaan alat berat tidak memungkinkan, sehingga seluruh kegiatan pembersihan dilakukan secara manual," katanya.
Ia berharap dengan kesigapan petugas gabungan, maka pembersihan puing longsoran turap dapat rampung dikerjakan pada Rabu sore ini. "Kalau aliran air sudah lancar, tentunya kita berharap perbaikan akan segera dilakukan oleh pihak terkait," ungkapnya.
Sementara itu, salah seorang warga, Muhidin berharap, penanganan turap dapat dilakukan dengan cepat agar air bisa kembali mengalir dengan lancar. "Kami apresiasi para petugas yang melakukan penanganan dengan segera," ucap Muhidin.(Ant/P-1)
Pengendalian banjir dengan anggaran Rp3,64 triliun, pengelolaan sampah Rp1,38 triliun, serta pembangunan jembatan dan flyover sebesar Rp289,72 miliar.
Ia juga menegaskan proyek penanganan banjir ini sengaja dilaksanakan lebih awal untuk menghindari penumpukan program di akhir tahun yang berdampak pada serapan anggaran.
BPBD DKI Jakarta mencatat hingga pukul 15.00 WIB, genangan masih terjadi di 29 Rukun Tetangga (RT) dan tiga ruas jalan di wilayah DKI Jakarta.
Pekerjaan ini merupakan bagian dari program normalisasi yang dikoordinasikan bersama Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI Jakarta.
Banjir di Jakarta selalu menjadi masalah yang berulang dan menjadi perhatian utama, terutama ketika musim hujan datang.
Pramono Anung Wibowo mengingatkan kepada jajaran Dinas Sumber Daya Air (SDA) untuk tidak melakukan pekerjaan yang dinilai tak perlu, misalnya seperti pembebasan lahan yang dibuat-buat.
Menurut dia, banjir yang disebabkan hujan intensitas tinggi tersebut merendam sembilan RT di Kelurahan Pela Mampang dan satu RT di Kelurahan Cilandak Barat.
Oleh karena itu, normalisasi Sungai Ciliwung menjadi prioritas Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk penanganan banjir jangka menengah.
BPBD DKI Jakarta mencatat hingga pukul 15.00 WIB, genangan masih terjadi di 29 Rukun Tetangga (RT) dan tiga ruas jalan di wilayah DKI Jakarta.
Pekerjaan ini merupakan bagian dari program normalisasi yang dikoordinasikan bersama Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI Jakarta.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved