Headline
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
Kumpulan Berita DPR RI
Bekasi terus membuktikan diri sebagai raksasa ekonomi di Jawa Barat. Dengan pertumbuhan ekonomi yang pesat dan UMK tertinggi di Indonesia, kota ini kini menjadi magnet bagi investor dan pelaku usaha.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) pada kuartal kedua tahun 2024, Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Kota Bekasi mencapai Rp279 triliun, melampaui Kota Bandung yang memiliki PDRB sebesar Rp221 triliun.
Ekonom dan Dosen Pascasarjana STIE Mulia Pratama, Nur Imam Saifulloh, menyatakan bahwa tingginya PDRB Kota Bekasi mengindikasikan pertumbuhan ekonomi yang signifikan.
"Semakin tinggi PDRB suatu daerah, dapat mengindikasikan melesatnya pertumbuhan ekonomi," ujarnya belum lama ini.
Ia juga menambahkan bahwa dominasi sektor industri, perdagangan, dan jasa mencirikan Kota Bekasi sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi yang maju.
Dengan berbagai capaian ini, Kota Bekasi terus menunjukkan potensinya sebagai motor penggerak ekonomi di Jawa Barat, menawarkan peluang yang menjanjikan bagi investor dan masyarakat
Adapun, BPS mencatat bahwa pertumbuhan ekonomi yang pesat ini didukung oleh kontribusi signifikan dari sektor industri pengolahan, perdagangan besar dan eceran, serta transportasi dan pergudangan.
Sektor industri pengolahan menyumbang 33,67% terhadap PDRB Kota Bekasi, diikuti oleh perdagangan besar dan eceran sebesar 20,87%, dan transportasi serta pergudangan sebesar 12,12%.
Seiring dengan peningkatan ekonomi, Upah Minimum Kota (UMK) Bekasi untuk tahun 2025 ditetapkan naik sebesar 6,5% menjadi Rp5.690.752,95.
“Kenaikan ini menjadikan UMK Kota Bekasi sebagai yang tertinggi di Indonesia, mengungguli Kabupaten Karawang dan Kabupaten Bekasi,” lanjut Imam.
Peningkatan UMK ini diharapkan dapat meningkatkan daya beli masyarakat, yang pada gilirannya memberikan dampak positif bagi sektor properti komersial.
Kawasan seperti Summarecon Bekasi telah menjadi magnet bagi investor dan pelaku usaha, dengan lebih dari 500 unit usaha yang telah beroperasi di area tersebut. Bekasi menawarkan tidak hanya populasi yang padat, tetapi juga ekosistem usaha yang berkembang pesat, menjadikannya destinasi menarik bagi pengembangan bisnis.
Pertumbuhan ekonomi yang pesat di Kota Bekasi semakin memperkuat daya tarik kawasan Summarecon Bekasi sebagai pusat bisnis dan kuliner. Sejumlah pelaku usaha menyatakan kepuasan mereka dalam mengembangkan bisnis di kawasan ini, yang dinilai memiliki ekosistem usaha yang matang serta daya beli masyarakat yang tinggi.
Pimpinan Restaurant Aroem Bekasi, Wilson Rahardjo, mengungkapkan bahwa ekspansi restoran mereka ke kawasan Summarecon Bekasi pada 2024 merupakan keputusan strategis yang telah membuahkan hasil positif.
“Kami membuka Restoran Aroem di kawasan Summarecon Bekasi sebagai cabang ketiga di Indonesia. Hanya dalam waktu singkat, restoran ini mendapat sambutan hangat dari masyarakat Bekasi dan sekitarnya,” ujar Wilson.
Ia menambahkan bahwa faktor lokasi yang berada di BCBD (Bekasi Central Business District), tepat di tepi danau Summarecon Bekasi, memberikan nilai tambah bagi usahanya.
“Kawasan ini sangat potensial dengan pertumbuhan bisnis yang pesat dan pengelolaan yang baik oleh Town Management. Hal ini memberikan kenyamanan bagi pelaku usaha seperti kami,” katanya.
Tidak hanya sektor kuliner, industri retail juga semakin berkembang di kawasan ini. Richard Stanley, President Director K3MART, mengatakan bahwa antusiasme masyarakat Bekasi menjadi alasan utama hadirnya K3MART di Summarecon Bekasi.
“Kami memilih lokasi yang sangat strategis, tepat di pinggir danau, sehingga K3MART kini menjadi tempat favorit warga untuk jajan, nongkrong, dan berbelanja,” ujarnya.
K3MART, yang menawarkan konsep lifestyle mart, kini menjadi daya tarik baru bagi masyarakat, terutama generasi muda. Toko ini menyediakan berbagai produk makanan dan minuman, baik lokal, impor, hingga produk UMKM, dengan konsep masak dan makan di tempat.
Tren penjualan ruko di Indonesia pada 2024 mengalami pertumbuhan pesat. Data Bank Indonesia mencatat peningkatan kredit kepemilikan ruko hingga 11,10% per Februari 2024.
Berdasarkan data manajemen Summarecon Bekasi, kawasan ini terus membuktikan diri sebagai kawasan komersial yang berkembang pesat dengan merilis tahap ketiga dari Crystal Boulevard Signature Commercial.
Setelah sukses besar pada tahap pertama dan kedua yang terjual habis, penjualan tahap ketiga akan dilangsungkan pada Sabtu, 8 Februari 2025.
Peluncuran tahap terakhir ini semakin memperkuat posisi Summarecon Bekasi sebagai pusat bisnis dan investasi yang menjanjikan di Bekasi.
Dengan hanya 34 unit yang tersedia, Crystal Boulevard Signature Commercial ditawarkan dengan harga mulai dari Rp3,7 miliar. Properti komersial ini terletak di lokasi premium, berada di akses utama serta dekat dengan landmark dan FlyOver Summarecon Bekasi, menjadikannya pilihan strategis bagi para pelaku usaha. (Z-10)
BADAN Pusat Statistik (BPS) melaporkan nilai ekspor Indonesia pada Januari 2026 mencapai 22,16 miliar dolar AS atau tumbuh 3,39 persen dibandingkan Januari 2025
BPS beberkan data perdagangan RI di jalur Selat Hormuz di tengah konflik Iran-Israel. Intip nilai ekspor-impor miliaran dolar yang terancam jika jalur ini lumpuh.
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat nilai ekspor mencapai US$22,16 miliar. Angka itu meningkat 3,39% secara tahunan.
Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan bahwa neraca perdagangan Indonesia pada Januari 2026 mencatat surplus sebesar 0,95 miliar dolar AS.
Mendagri Tito Karnavian memaparkan skema bansos korban bencana di Aceh, Sumut, dan Sumbar, termasuk bantuan Rp8 juta untuk rumah rusak berat serta Dana Tunggu Hunian Rp1,8 juta.
BPS Targetkan Verifikasi 106 Ribu Peserta PBI-JKN Penyintas Penyakit Kronis Tuntas Sebelum Lebaran 2026
Pejabat Sementara (Pjs) Direktur Utama PT Bursa Efek Indonesia (BEI), Jeffrey Hendrik, mengingatkan para investor untuk tetap bersikap rasional di tengah konflik Timur Tengah.
Pasar saham akan dibayangi sentimen risk off. Hal itu menyusul memburuknya situasi geopolitik di Timur Tengah pascaserangan terkoordinasi AS-Israel terhadap Iran.
Tren investasi pada 2026 diproyeksikan semakin mengarah pada penguatan portofolio yang mampu bertahan di tengah gejolak pasar.
Ketidaksinkronan antara data administratif dan realitas pasar ini menjadi salah satu alasan mengapa lembaga internasional mulai mempertanyakan kredibilitas tata kelola ekonomi nasional.
Jumlah investor pasar modal mencapai 20 juta pada akhir 2025, hanya 5% dari total penduduk Indonesia.
PRESIDEN Prabowo Subianto bertemu dengan petinggi perusahaan global di Amerika Serikat, Jumat (20/2) waktu setempat. Dalam pertemuan itu Indonesia memperkuat sistem investasi
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved