Headline
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
Kumpulan Berita DPR RI
PENJABAT (Pj) Gubernur DKI Jakarta Teguh Setyabudi berencana menggunakan dana darurat yang diambil dari belanja tak terduga (BTT) untuk penanggulangan banjir jelang pergantian tahun 2024-2025.
Hal ini untuk mengantisipasi Jakarta dari banjir 5 tahunan yang diprediksi akan kembali menimpa Ibukota itu. Banjir lima tahunan terakhir terjadi pada awal tahun 2020, di mana curah hujan saat itu mencapai 377 mm per hari atau tiga kali lipat lebih besar dibanding daya tampung sistem drainase di Jakarta.
"Kalau saluran makro itu hanya sanggup 150 mm per hari, dan saluran pendukungnya yang sanggup 100 mm per hari, kalau curah hujannya lebih dari itu, seperti tahun 2020, itu pasti banjirnya luar biasa," kata Teguh di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (17/12).
Ia menjelaskan, adapun dana BTT tersebut, menurut Teguh, akan digunakan untuk teknologi modifikasi cuaca (TMC). Teguh khawatir anggaran milik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) tak cukup untuk melaksanakan operasi TMC jelang pergantian tahun.
Pasalnya, BPBD memiliki anggaran TMC tahun 2024 sebesar Rp4,19 miliar. Pemprov DKI Jakarta telah menggelontorkan sebagian anggaran tersebut untuk TMC pada tanggal 7-9 Desember dan 12-15 Desember 2024 dan menyisakan anggaran Rp1,3 miliar.
"Ini kan sekitar 1,3 M juga, mungkin cukup hanya untuk maksimal 3 hari. Karena 1 hari kurang lebih sekitar 2 atau 4 sortie. Jadi mungkin misalnya kita lakukan setelah tanggal 20, kita akan melihat kebutuhannya," tutur dia.
Atas dasar itu, dana BTT diperlukan untuk operasi TMC tambahan. Namun, Pemprov DKI sebelumnya harus menetapkan status tanggap darurat bencana, dengan perizinan pemerintah pusat, sebelum bisa menggunakan dana BTT.
Teguh mengaku telah berkomunikasi dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) terkait rencana pencairan dana BTT untuk antisipasi dampak banjir 5 tahunan, seperti prediksi BMKG.
"Kalau itu mendesak, karena memang BTT itu perlu ada semacam pernyataan tanggap darurat, pastinya kami akan juga menjadikan dasar apa yang disampaikan oleh Kepala BMKG. Kami juga sudah koordinasi, waktu itu Kepala BNPB langsung datang. 'Pak PJ, nanti kita sama-sama atur itu'," urai Teguh.
"Jangan sampai itu banjir di Jakarta terulang tahun 2020. Nah, kalau semuanya sudah komitmen, insyaAllah yang tadinya perlu waktu, ini semuanya bisa kita atasi. Dana BTT kita masih mencukupi untuk melakukan itu," tambahnya. (Far/M-3)
Anak-anak adalah kelompok yang paling rentan saat bencana terjadi. Hal ini karena mereka umumnya belum memiliki kemampuan untuk mengekspresikan emosi secara verbal.
Lurah Jimbaran, I Wayan Kardiyasa mengatakan di wilayahnya ada tiga rumah warga yang masih tergenang air hujan selain juga halaman sekolah TK Kumara Sari.
Warga desa yang terbiasa hidup dengan keterbatasan dinilai lebih mudah beradaptasi saat harus kehilangan harta benda.
HINGGA malam hari ini Kota Denpasar dan Bali umumnya masih diguyur hujan dengan intensitas sedang hingga lebat.
Data yang dihimpun BPBD Kabupaten Badung hingga Selasa (24/2) pukul 09.00 Wita sejak Senin (23/2) pukul 18.00 Wita, menyebutkan ada 8 kejadian banjir di Kuta dan 1 di wilayah Kuta Selatan.
Bantuan benih diberikan setelah sebanyak 1.031 petani yang terdampak banjir mengadu dan beraudiensi langsung ke Plt Bupati Asep Surya Atmaja.
Masyarakat diharapkan terus memantau informasi cuaca resmi agar dapat melakukan mitigasi mandiri.
Banjir bandang dan longsor di Ngawen, Gunungkidul mengakibatkan belasan rumah rusak, kendaraan terseret air, dan akses jalan terputus. Cek detail kerugiannya.
Tembok SMPN 182 Jakarta sepanjang 65 meter roboh diduga akibat tanah urukan labil. BPBD DKI memastikan tak ada korban amun drainase sekolah tersumbat total.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Agam (BPBD) menyatakan dua jembatan darurat di Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam, Sumatra Barat, hanyut terbawa banjir.
Menurut BPBD, korban meninggal dunia merupakan warga Pacitan yang tertimpa reruntuhan dinding saat gempa terjadi.
Ada dua fasilitas pendidikan yang mengalami kerusakan, yaitu Sekolah Dasar (SD) Jetis dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) 1 Jetis, dengan kerusakan cukup berat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved