Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
SEBAGAI komitmen untuk meningkatkan keselamatan dan kenyamanan pengguna Commuter Line, KAI Commuter melakukan uji coba pemasangan Foot Step pada sarana kereta rel listrik (KRL). Langkah ini diambil untuk meminimalisasi terperosoknya penumpang di celah peron dan kereta.
Celah peron dan kereta sering kali menjadi salah satu titik rawan bagi para pengguna, terutama pada saat proses naik atau turun dari kereta.
Selain pemasangan alat tambahan tersebut, KAI Commuter juga telah melakukan penambahan peron portable untuk menambah tinggi peron-peron yang memiliki perbedaan tinggi dan celah dengan KRL.
VP Corporate Secretary KAI Commuter Joni Martinus menyampaikan bahwa inovasi ini merupakan penopang tambahan yang terbuat dari karet keras dan terpasang di bagian luar sisi pintu KRL.
“Tambahan penopang ini akan membantu menutupi celah antara peron dan kereta, serta memberikan tempat pijakan yang lebih stabil bagi penumpang saat hendak naik atau turun,” jelas Joni dalam keterangan resmi, Senin (9/12).
Dengan adanya penopang tambahan ini, pengguna akan merasa lebih aman dan nyaman, serta lebih stabil dalam berpijak di area sekitar pintu KRL saat naik atau pun turun.
Tentunya, KAI Commuter bekerja sama dengan para ahli teknis untuk memastikan pemasangan fitur ini dilakukan dengan standar keselamatan yang tinggi.
Sebagai bagian dari program keselamatan yang berkelanjutan, pada tahap awal tambahan fitur Foot Step ini akan terpasang pada empat rangkaian KRL, dan akan diterapkan pada seluruh sarana KRL yang beroperasi di wilayah Jabodetabek.
“Penambahan Foot Step ini merupakan salah satu langkah nyata dalam upaya kami untuk menciptakan moda transportasi yang lebih aman, efisien, dan ramah pengguna. Kami juga terus memantau perkembangan dan evaluasi atas kebijakan yang diterapkan untuk memastikan pelayanan terbaik bagi pengguna Commuter Line,” ungkap Joni.
“Kami mengimbau para pengguna untuk selalu berhati-hati, mematuhi petunjuk keselamatan yang ada, dan menggunakan fasilitas yang tersedia demi kenyamanan bersama,” tutup Joni. (Z-1)
PT Kereta Api Indonesia (Persero) melakukan penutupan perlintasan berisiko sepanjang 2025. KAI telah menutup 316 perlintasan sebidang yang dinilai rawan kecelakaan.
HARI libur Natal Kamis (25/12) kemarin, mobilitas pengguna Commuter Line Jabodetabek terpantau berjalan aman dan lancar.
Dalam video permintaan maaf yang beredar, keduanya mengaku sadar bahwa tindakan serta ucapan mereka telah menimbulkan kerugian bagi banyak pihak.
Kasus ini bermula dari unggahan seorang penumpang yang mengaku kehilangan tumbler Tuku miliknya setelah tertinggal di gerbong KRL.
PT KAI Commuter menegaskan tidak melakukan pemecatan terhadap petugas yang diduga menghilangkan barang di dalam tas milik penumpang yang tertinggal di Commuter Line pada Senin (17/11).
KRL Seri 8500 JALITA dijadikan museum mini setelah memasuki masa purnatugas, dan terbuka bagi pengunjung mulai 11-16 November 2025.
AKIBAT terdampak banjir, KAI Daop 8 Surabaya menerapkan rekayasa operasi perjalanan kereta api, salah satunya dengan kembali membatalkan sejumlah perjalanan kereta api jarak jauh hari ini.
78 perjalanan kereta api yang melintas di Cirebon mengalami gangguan akibat banjir Pekalongan dan tergenangnya jalur rel di petak jalan Pekalongan–Sragi serta di sejumlah wilayah Jakarta.
Banjir di Pekalongan mengganggu operasional kereta api. KAI mencatat refund tiket penumpang mencapai Rp3,5 miliar akibat pembatalan perjalanan.
SEBANYAK 1.736 penumpang kereta api di Daerah Operasional (Daop) 8 Surabaya, Jawa Timur, membatalkan perjalanan mereka akibat banjir di Pekalongan.
BANJIR meluas di Cirebon, Jawa Barat, puluhan keberangkatan kereta api yang melintas di Cirebon dibatalkan
Gangguan perjalanan kereta api terjadi di wilayah Daop 4 Semarang akibat banjir yang merendam jalur rel antara Stasiun Sragi dan Stasiun Pekalongan, Jawa Tengah.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved