Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
KERUGIAN dampak dari peristiwa kebakaran di Pasar Induk Teknik Umum (TU) Kayu Manis, di Tanah Sareal, Kota Bogor, Jawa Barat, ditaksir mencapai Rp2 miliar. Hal itu karena banyak kios dan barang-barang dagangan, sarana, dan prasarana yang hancur dan hangus terbakar.
"Kami sedang melakukan pendataan pedagang. Sekitar ada 60-an lapak yang terimbas kebakaran. Kerugian mencapai Rp2 miliar," kata Direktur Utama PD Pasar Ppakuan Jaya, Jenal Abidin, kepada wartawan, Selasa (2/7).
Seperti diberitakan sebelumnya, kebakaran pada Senin (1/7) sekitar pukul 14.15 WIB itu terjadi di dua Blok yaitu C-16 dan C-17. Masing-masing blok beriisi 30 lebih kios. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Hanya satu pedagang mengalami luka ringan.
Baca juga : Penolakan Relokasi Pedagang Pasar Bogor, DPRD Gelar Mediasi
Langkah berikutnya, lanjut Jenal, kios-kios yang terdampak itu akan direlokasi dulu ke blok lain yang ada di pasar itu. Sekadar diketahui secara keseluruhan di pasar tersebut ada 24 blok. Pasar Induk TU Kayu Manis merupakan sentra pangan Kota Bogor, Citayam, Depok, dan beberapa daerah lain.
"Sementara kita relokasi dulu ke blok lain, sambil membetulkan yang terbakar. Ada juga pedagang yang juga beres-beres lapak, dan akan mengisi lapaknya kembali," ungkapnya.
Dia mengatakan, untuk perbaikan akan segera dilakukan setelah pendataan selesai. Untuk kondisi saat ini aktivitas jual beli tetap berjalan, termasuk kegiatan distribusi atau bongkar muat barang. "Alhamdulillah distribusi barang keluar masuk pasar masih terkendali. Pasar berjalan seperti biasa," pungkasnya.
Secara terpisah Pj Wali Kota Bogor Hery Antasari menyatakan keprihatinannya atas peristiwa tersebut. "Ikut prihatin atas kerugian yang terjadi dari siapapun. Yang dirugikan lumayan banyak," katanya.
Namun poinnya, lanjut Hery, ialah hikmahnya menjadi catatan, agar kita terus mengampanyekan pasar dan kios tetap menjaga keamanan. "Ini juga menjadi dorongan untuk kita agar membangun pasar-pasar lebih berkeamanan baik dan infrastruktur bersih." (Z-2)
Revitalisasi mesti diarahkan pada konsep pengembangan kawasan berorientasi transit atau Transit-Oriented Development (TOD).
Kondisi ini tidak hanya merusak estetika pasar, tetapi juga mulai mengancam kesehatan pedagang dan pengunjung.
Holding UMKM Expo 2025 bertema "Ekosistem Bisnis UMKM Kuat, Siap Menjadi Jagoan Ekspor” menjadi wadah yang sangat baik untuk perkembangan UMKM.
Pasokan sering kosong karena tidak adanya panen di sejumlah sentra pertanian akibat intensitas hujan tinggi.
SEJUMLAH pedagang mengeluhkan harga sejumlah komoditas pangan yang masih mahal saat Wakil Presiden (Wapres) Republik Indonesia Gibran Rakabuming Raka mengunjungi Pasar Jagasatru.
Keterbatasan pada aspek kemasan, pengelolaan merek, dan strategi pemasaran membuat produk unggulan desa tersebut belum mampu bersaing di pasar modern maupun digital.
Kabar yang menyebutkan adanya ledakan maupun ratusan orang terjebak di dalam lubang tambang. Menurut dia, informasi yang menyebut angka 700 korban berasal dari kesalahpahaman
Masyarakat diimbau waspada, terutama di wilayah Bogor yang diprediksi akan mengalami hujan lebat disertai potensi bencana hidrometeorologi.
Antam, sambung dia, memastikan bahwa tidak terdapat kejadian ledakan sebagaimana yang diinformasikan dalam konten yang beredar, serta tidak ada karyawan Antam
Pasca-longsor Citeureup, Bogor,BMKG ingatkan potensi pergerakan tanah di Jawa Barat Selatan hari ini 13 Januari 2026 serta potensi cuaca ekstrem dapat menyebabkan bencana hidrometeorologi.
IBIS Styles Bogor Pajajaran resmi meraih sertifikasi Green Key, pengakuan internasional bagi hotel yang menerapkan praktik operasional berkelanjutan dan bertanggung jawab.
ARUS lalu lintas kendaraan dari Cianjur ke arah Puncak akan ditutup mulai pukul 18.00 WIB, Rabu (31/12). Pemberlakuannya untuk mengantisipasi kepadatan volume kendaraan pada malam tahun baru.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved