Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
SUBDIT 3 Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Metro Jaya berhasil mengungkap sebuah pabrik narkoba rumahan di Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Pabrik ini memproduksi berbagai jenis narkotika, termasuk Paracetamol, Caffeine, Carisoprodol (PCC), dan obat-obatan tanpa izin dari BPOM RI.
Direktur Reserse Narkoba Polda Metro Jaya Komisaris Besar Hengki menyatakan bahwa dalam operasi ini, polisi menyita 2,5 juta tablet narkoba dari berbagai jenis, termasuk 1.215.000 tablet PCC, 1.024.000 tablet hxymer berwarna kuning, dan 210.000 tablet berwarna putih.
"PCC adalah narkotika golongan 1 dan hxymer termasuk obat keras sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Kesehatan atau UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika," ujar Hengki dalam konferensi pers di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Selasa (21/5).
Baca juga : Polisi Sita 1,2 Juta Butir PCC dalam Penggerebekan Home Industry Narkoba di Bogor
Hengki juga menyebutkan bahwa seorang tersangka, berinisial MH (43), ditangkap dalam pengungkapan ini. MH berperan sebagai karyawan yang bertugas mengambil bahan baku dan mengirim tablet PCC serta obat tanpa izin edar dari BPOM RI.
"Tersangka MH ditangkap di parkiran ruko di Jalan Raya Bekasi 39 Cakung Barat, Cakung, Jakarta Timur. Ia mengirimkan semua pesanan kepada calon reseller atas perintah seorang tersangka yang kini menjadi DPO berinisial S," ungkap Hengki.
Dalam operasi ini, polisi juga menyita sejumlah barang bukti dari pabrik rumahan di Kampung Legok Rati Desa Tajur, Kecamatan Citeureup, Kabupaten Bogor. Bukti tersebut termasuk satu unit timbangan, satu alat press, empat mesin aduk, dan delapan drum berisi serbuk putih yang diduga carisoprodol.
"Tong-tong itu, jika dibuka, baunya langsung menyebar dan kita bisa terpapar narkoba jenis tersebut," tambah Hengki.
Tersangka telah ditahan dan dijerat dengan Pasal 114 ayat (2) subsider Pasal 112 ayat (2) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dan Pasal 435 Juncto Pasal 138 ayat (2) Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan, dengan ancaman hukuman maksimal seumur hidup atau 20 tahun penjara. (Z-10)
Suryo menjelaskan, motivasi utamanya membangun pabrik di Lampung Timur adalah untuk menekan angka pengangguran yang tinggi di daerah asalnya.
Dalam sambutannya, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan apresiasi atas peresmian pabrik VinFast yang dilaksanakan tepat waktu.
pabrik ini ditargetkan mampu memproduksi hingga 300.000 unit kendaraan listrik per tahun,
PERMINTAAN global terhadap praktik produksi berkelanjutan terus meningkat. Karenanya, instalasi panel surya dipasang pada pabrik Aneka Rimba Indonusa di Gresik, Jawa Timur.
Pembangunan pabrik memasuki tahap lanjutan dengan kesiapan infrastruktur yang terus dikejar.
Perusahaan-perusahaan yang berbasis di Amerika Serikat dan Jerman bakal bangun pabrik semikonduktor di Pulau Galang, Kepulauan Riau.
Data kesehatan terbaru menunjukkan 1 dari 4 orang dewasa di Indonesia hidup dengan kondisi obesitas atau kelebihan lemak perut.
Akses masyarakat terhadap obat-obatan esensial dinilai terancam setelah perubahan regulasi paten terbaru.
Lucia menjelaskan ketika terjadi bencana banyak orang yang terkena luka bisa karena seng, paku, dan sebagainya maka diberikan serum anti tetanus, untuk mencegah infeksi.
Obat dapat berasal dari bahan kimia, tumbuhan, maupun hewan, dan biasanya digunakan dengan dosis tertentu agar aman dan efektif.
Gabungan Perusahaan Farmasi Indonesia (GPFI) mengadakan seminar “Peran Strategis GPFI dalam Menegaskan Prinsip 4K untuk Menunjang Kesehatan Nasional”
Obat yang mengandung steroid bisa membahayakan kesehatan tulang apabila dikonsumsi secara terus menerus.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved