Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
PEREDARAN oli dan suku cadang motor palsu semakin meresahkan masyarakat. Maraknya peredaran oli dan sparepart sepeda motor palsu di pasaran tersebut membuat ratusan massa menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung Markas Besar Kepolisian RI (Mabes Polri) Rabu, 20 Maret 2024.
Massa yang tergabung dalam Pengurus Besar Komunitas Aktivis Muda Indonesia dan Mahasiswa Poros Jakarta itu meminta pihak kepolisian membongkar kasus tersebut.
Dalam spanduk yang dibawa, mereka menuliskan dukungan terhadap Mabes Polri untuk memberantas dan menangkap para pengusaha pembuat oli dan sparepart palsu tanpa pandang bulu.
Baca juga : 400 Bus Mudik Gratis Disiapkan Polri Agar Tak Mudik Pakai Motor
Sultoni, seorang koordinator massa aksi menyebut pihaknya ingin pihak kepolisian bertindak tegas atas kasus yang sudah meresahkan masyarakat pengguna kendaraan bermotor itu di wilayah Kota Tangerang, Banten.
"Kita ingin menuntut bahwasanya tindakan tegas dari Mabes Polri untuk menangkap para pembuat oli palsu yang memakai merek Honda yang ada di Tangerang Kota," kata Sultoni dalam aksinya.
Massa aksi juga menuntut menangkap terduga pelaku pengusaha pembuat oli dan sparepart palsu bernama Yosep, yang merupakan pemilik dari PT Nusantara Dua Kawan.
Baca juga : Pria Paruh Baya Tewas Ditabrak ABG yang Naik Motor Bonceng 4 di Bekasi
"Kasus ini pernah disidak tapi itu bukan dalangnya yang disidak, itu skala kecilnya saja yang ditutup. Mereka (pengusaha) masih beroperasi, masih banyak, dan dalangnya masih beroperasi," ungkap Sultoni.
Sultoni berharap, aksi unjuk rasa yang ia gelar ini segera ditindaklanjuti pihak kepolisian.
Pasalnya, kasus peredaran oli dan sparepart palsu sepeda motor ini marak beredar jelang memasuki musim mudik lebaran. (Z-8)
Menunda membersihkan sepeda motor usai kehujanan dapat memicu timbulnya jamur hingga korosi pada bagian-bagian vital.
Jika kondisi ini diabaikan, keausan komponen mesin akan dipercepat, performa kendaraan menurun drastis, dan risiko kerusakan serius—termasuk korosi—menjadi sangat tinggi.
Pengendara sepeda motor kadang menghadapi dilema ketika menghadapi hujan dan banjir, apakah harus menghentikan kendaraan atau tetap melanjutkan perjalanan.
SEPEDA motor listrik premium asal Indonesia, Alva, berpartisipasi dalam EICMA, pameran otomotif roda dua terbesar dunia di Milan, Italia.
Faktor borosnya konsumsi bahan bakar dari setiap kendaraan tidak hanya disebabkan oleh cara berkendara saja, melainkan modifikasi di berbagai bagian juga turut memengaruhi.
Pengendara sepeda motor dapat menghemat BBM dengan cara mengendarai motornya secara halus, tidak membejek gasnya secara mendadak ke RPM tinggi,
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved