Headline
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Kumpulan Berita DPR RI
KETUA Komisi B DPRD DKI Jakarta Ismail menilai rencana Pemprov DKI Jakarta untuk pembangunan food estate atau lumbung pangan di Kepulauan Seribu membutuhkan biaya yang cukup besar. Pasalnya, untuk kawasan daratan Jakarta, ketersediaan pangan masih terbatas dan efeknya harga berbeda dengan di darat kalau itu dijadikan lumbung pangan.
"Pasti ada cost tambahan. Karena logikanya barang ada di daratan, tetapi lumbungnya di sana (Kepulauan Seribu)," ujar Ismail kepada awak media, Kamis (21/3). Lumbung pangan bisa berjalan dengan optimal jika pemerintah dalam hal ini membuka pelabuhan khusus untuk pasokan bahan pangan yang tadinya masuk ke Jakarta sehingga bisa desentralisasi menuju Kepulauan Seribu.
"Kemudian di sana diatur pergudangan dan distribusinya, baru dikirim di daratan Jakarta. Meski demikian, dibutuhkan cost tambahan karena tidak bisa langsung ke daratan," ujarnya.
Baca juga : Bangun Food Estate, Heru Budi Hartono Sebut Kepulauan Seribu Paling Potensial
Politikus PKS itu juga masih belum mengetahui manfaat yang akan dirasakan warga Jakarta jika benar Penjabat Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono membangun lumbung pangan pada 2025. "Saya enggak tahu, apakah ada sisi lain yang dilihat yang jadi benefit. Misal dengan ada lumbung pangan dipastikan enggak akan ada keterbatasan. Kedua, dari sisi harga kompetitif," ujar Ismail.
"Jangan kebalik nanti di daratan Jakarta yang mahal. Ini yang harus dibahas. Saya belum baca kajiannya," pungkasnya.
Sebelumnya, Heru Budi Hartono menjelaskan terkait pembangunan lumbung pangan atau food estate di wilayah Kepulauan Seribu pada 2025. Heru mengatakan, rencana tersebut masih sebatas kajian.
"Itu masih kajian, apa yang potensi dan bisa mempercepat untuk pangan Jakarta," jelasnya kepada awak media di gedung DPRD DKI Jakarta, Rabu (20/3). Heru mengatakan, dari hasil kajian Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) dan Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) kawasan tersebut memiliki sejumlah potensi untuk ketahanan pangan Jakarta.
"Kajian BRIN dan Bappenas, di situ potensi untuk lumbung pangan karena di sana kan ada ikan, di sana ada rumput laut, dan lainnya," ujar Heru. Lokasi yang dinilai strategis tersebut tidak bisa dibangun di wilayah pesisir seperti Jakarta Utara karena rentan pencemaran air laut. (Z-2)
Pemenuhan kebutuhan listrik merupakan wujud nyata komitmen pemerintah dalam menyediakan kebutuhan dasar bagi warga di wilayah terluar Jakarta.
Siapa pun yang melihat, menyaksikan, atau menjadi korban sendiri dapat langsung melapor.
Penggunaan stiker di badan kapal bertujuan agar nelayan dapat segera mengakses bantuan kepolisian saat menghadapi situasi darurat di tengah laut.
Sinergi ini dianggap krusial untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), terutama di wilayah perairan yang menjadi jalur vital.
Koordinasi intensif dilakukan bersama Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) untuk memantau kondisi gelombang.
Beberapa daerah di Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu masih terendam banjir rob pada Kamis malam, meskipun situasi genangan mulai menurun di sejumlah lokasi.
Politkus PKS itu mengeklaim, pihaknya selalu konsisten menyuarakan agar melepas saham di PT Delta Djakarta.
Indonesia Muda Bicara direncanakan menjadi agenda rutin bulanan yang dilaksanakan secara luring, serta diperkuat melalui aktivitas di media sosial.
PKS tidak terjebak dalam logika biner antara pilkada langsung atau tidak langsung, melainkan mendorong adanya evaluasi yang berbasis data.
Sekjen PKS Muhammad Kholid menilai kritik Pandji Pragiwaksono lewat stand up comedy sebagai dinamika demokrasi yang wajar dan perlu disikapi jernih.
Partai Demokrat yang sebelumnya sempat menolak usulan Pilkada tak langsung kini mengubah haluan dan setuju atas hal tersebut.
Kasus pembunuhan anak di Cilegon, Banten, dipicu motif ekonomi. Pelaku disebut terlilit utang setelah mengalami kerugian besar dalam perdagangan aset kripto.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved