Headline
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Kumpulan Berita DPR RI
POLDA Metro Jaya menyatakan kematian seorang ibu, GAH 64, dan anaknya, DAW 38 meniru cara bunuh diri yang dipakai oleh masyarakat Jepang dengan cara menghirup dupa dalam ruang tertutup.
Direskrimum Polda Metro Jaya Kombes Hengki Haryadi menuturkan, hasil olah tempat kejadian perkara (TKP). Ibu-Anak dengan sengaja menutup akses rumah mereka.
Bukan hanya itu, pintu dan jendela rumah juga ditutup menggunakan plastik dan diplester supaya udara tidak dapat masuk. Mereka berdua juga ditemukan dalam ruangan atau kamar mandi yang sama.
"Semua pintu yang ada di TKP itu terkunci dari dalam dan anak kuncinya semua tidak ada. Dan semua pintu ditutup dengan plastik dan plaster termasuk yang ada di TKP," kata Hengki, Jumat (6/10).
Hengki menyebutkan, di kamar mandi itu ditemukan bantal yang diduga digunakan untuk bersandar saat mengurung diri. Di tempat yang sama, juga ditemukan dua dupa arang yang digunakan oleh mereka untuk mengahkiri nyawanya.
"Kemudian ditemukan dupa arang dan juga senter. Tadi kami sempat berdiskusi dengan tim Psikologi Forensik ternyata metode bunuh diri ini juga ditemukan di Jepang," tuturnya.
Di TKP penemuan mayat ibu-anak itu, juga ditemukan sebuah pesan kematian dalam gawai milik DAW. Pesan itu ditulis olehnya pada 23 Februari 2017.
Pesan itu berbunyi: "Saya sudah capek dengan kehidupan, saya capek dengan semua kebohongan, saya capek dengan mama saya yang delusional dan tidak pernah sadar-sadar, saya sudah depresi selama 2 tahun saya mau bunuh diri."
Kemudian, lanjut Hengki, ditemukan adanya pesan lain. Ini tersimpan dalam laptop David yang dituliskan pada 27 Juli 2023, beberapa bulan sebelum jasad korban ditemukan.
Ditemukan juga pesan lain yang tersimpan dalam laptop milik DAW yang ditulis olehnya pada 27 Juli 2023. Tulisan itu, berjudul 'To You Whom Ever'.
Berikut isi pesannya: "Jika ada yang membaca ini maka itu saya sudah mati bersama ibu saya. Tergantung apakah dia akan menunjukannya atau tidak. Sejujurnya saya terkejut saya tidak bunuh diri di awal."
Diberitakan sebelumnya, Ibu dan anak ditemukan tak bernyawa di dalam kamar mandi di dalam sebuah rumah elit di kawasan Cinere, Kota Depok, Kamis (07/9). Saat ditemukan, kedua mayat tersebut sudah dalam kondisi membusuk, tergeletak berdampingan di lantai kamar mandi.
Warga Perumahan Bukit Cinere Indah, Cinere, dihebohkan dengan penemuan mayat ibu dan anak di salah satu rumah. Keberadaan dua mayat tersebut diketahui setelah adanya kecurigaan warga yang tak pernah melihat penghuni rumah tersebut dalam waktu yang lama.
Petugas keamanan perumahan yang melakukan pendobrakan terhadap pagar rumah untuk memastikan kondisi penghuni rumah tersebut mengatakan, kecurigaan berawal saat ibu dan anak tersebut tidak terlihat dalam waktu hampir satu bulan.
"Ada dua ya, yang satu nyender di sebelah kanan, yang satu lagi sebelah kiri. Posisinya di kamar mandi belakang. Di dalam rumah ada botol-botol minuman, minuman coklat,” kata petugas keamanan perumahan, Jafar, Kamis, (7/9). (Z-5)
Selain kendala fisik, pasar tersebut juga kerap dijadikan tempat berkumpulnya gelandangan dan pengemis
Melubernya sampah ke jalan tersebut terjadi dalam beberapa hari terakhir.
Sebagian wilayah Condet, Jakarta sudah kebanjiran, Jumat (30/1).
Kondisi ini memaksa pengendara untuk ekstra waspada dan menurunkan kecepatan secara drastis guna menghindari kecelakaan.
Jarak struktur bangunan yang tidak terlalu menempel pada lereng menjadi faktor kunci minimnya dampak fatal.
Pemerintah Kota Depok turut mengeluarkan peringatan dini bagi warga, terutama bagi mereka yang bermukim di daerah dengan topografi perbukitan atau dekat aliran sungai.
Sebelum peristiwa tragis tersebut terjadi, korban sering meminta ibunya untuk melakukan pencairan dana Program Indonesia Pintar (PIP) untuk memenuhi kebutuhan sekolah.
Kehadiran tim psikologi Polda NTT merupakan respons cepat dan terukur untuk memastikan keluarga korban mendapatkan penguatan mental yang memadai.
WHO menekankan mayoritas anak yang bunuh diri sebenarnya menunjukkan tanda peringatan sebelumnya, namun sering tidak terbaca atau diabaikan.
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) sekaligus Juru Bicara Presiden, Prasetyo Hadi, menyampaikan keprihatinan mendalam atas peristiwa ini.
Kepala daerah memiliki kewajiban moral dan administratif untuk memastikan kehadiran negara di setiap pintu rumah warga yang kesulitan.
Kemendikdasmen memandang peristiwa siswa bunuh diri di NTT itu sebagai kejadian yang sangat serius, serta mengingatkan bahwa kesejahteraan psikososial anak merupakan isu yang kompleks.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved