Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
SEORANG pria yang mengaku-ngaku sebagai perwira menengah berpangkat Letnan Kolonel (Letkol) TNI-AD ditangkap dan ditahan di Polres Metropolitan Kota Depok.
Kepala Urusan Hubungan Masyarakat Polres Metropolitan Kota Depok Iptu Made Budi mengatakan Perwira Menengah TNI-AD palsu berpangkat Letkol itu berinisial RN 36.
"RN ditangkap oleh petugas Komando Distrik Militer (Kodim 0508) Kota Depok, " tutur Made, Sabtu (16/9).
Baca juga : Forkamsi Dukung Rencana Perpanjangan Masa Jabatan Panglima TNI
Made mengatakan dari tangan RN disita berupa seragam dan atribut TNI-AD berikut senjata api jenis pistol. Disita juga senjata tajam.
Baca juga : Program KBMKB Bertujuan Percepatan Pembangunan Daerah di Klaten
Made mengatakan, RN diserahkan ke Polres Metropolitan Kota Depok pada Jumat malam (15/9).
Anggota TNI AD gadungan berpangkat Letkol diciduk karena Kodim 0508 Kota Depok merasa curiga. Untuk membenarkan kecurigaan tersebut, perwira menengah gadungan itu diamankan dan diinterogasi.
Dari interogasi itu, RN yang kedapatan mengenakan seragam dan atribut lengkap berpangkat Letkol itu langsung diserahkan ke Polres Metropolitan Kota Depok, Jalan Margonda Raya, Pancoran Mas guna diperiksa lebih lanjut.
Saat ini, lanjut Made pria asal Muara Enim Sumatera Selatan itu sedang dimintai keterangannya di ruang penyidik.
"NR sedang diperiksa penyidik apa maksud dan tujuan. Apakah Anggota TNI-AD palsu ini sengaja mengenakan atribut TNI-AD untuk melakukan aksi kejahatan atau menakut-nakuti masyarakat sedang lagi pendalaman," ucapnya (KG)
Momentum kebangkitan Putri di awal tahun ini bertepatan dengan apresiasi yang diterimanya dari instansi Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri).
Yusril menegaskan isu-isu teknis seperti mutasi, promosi, dan pendidikan akan tetap menjadi ranah internal kepolisian dan tidak seluruhnya dimuat dalam laporan kepada Presiden.
Dalam penanganan ini, kepolisian bekerja secara paralel mengumpulkan data antemortem (data fisik korban sebelum meninggal) dan post-mortem (data fisik dari jenazah).
KAPOLRI Jenderal Listyo Sigit Prabowo membuka babak baru dalam pengembangan sumber daya manusia (SDM) dengan merekrut 101 atlet SEA Games.
Peristiwa bermula sekitar pukul 18.20 WIB saat kondisi bus cukup padat. Korban yang sedang berdiri awalnya tidak menyadari adanya tindakan pelecehan.
Dalam gelar perkara itu, hasil yang ditemukan dari kandungan yang disita saat peristiwa dilakukan persesuaian.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved