Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
KEMENTERIAN Kesehatan melaporkan kasus infeksi saluran pernafasan atas (ISPA) meningkat hingga 200 ribu kasus di Jabodetabek, akibat polusi udara di Ibu Kota yang memburuk.
"Isu terakhir di Jabodetabek pada faktanya terjadi peningkatan masalah polusi udara, seiring dengan itu data kami pada surveilans penyakit menunjukkan terjadi peningkatan kasus ISPA yang dilaporkan dari puskesmas dan rumah saki di sekitar Jabodetabek dengan rata-rata 200 ribu kasus," kata Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan Maxi Rein Rondonuwu dalam konferensi pers di Kantor Kementerian Kesahatan, Jakarta, Senin (28/8).
Maxi menjelaskan penanganan kasus udara tidak mungkin ditangani Kemenkes sendiri melainkan bekerja sama dengan kementerian/lembaga lain. Tugas dari Kemenkes adalah melakukan edukasi kepada masyarakat.
Baca juga: Semalam Diguyur Hujan, Kualitas Udara Jabodetabek Tetap Tidak Sehat
Kemudian bekerja sama untuk pemantauan terkait dengan PM2,5 yang kadarnya di Jabodetabek deteksi pengukurannya yang bekerja sama dengan KL dan lakukan surveilans terus menerus per minggu terkait pneumonia, ISPA di puskesmas dan rumah sakit.
"Melalui sistem kewaspadaan kita akan lakukan upaya penanganannya. Peran Kemitraan Kesehatan dengan respon cepat Komite Penanggulangan Penyakit Respirasi dan Dampak Polusi Udara," ujarnya.
Baca juga: Kemenkes Tidak Sarankan Penyemprotan Air ke Jalan
Kemudian upaya pencegahan yang dicanangkan melalui 6M+1S antara lain memeriksa kualitas udara, mengurangi aktivitas luar ruangan, menggunakan penjernih udara, menghindari sumber polusi, menggunakan masker, melaksanakan PHBS, dan segera konsultasi jika muncul gejala pernapasan.
Di kesempatan yang sama Komite Penanggulangan Penyakit Respirasi dan Dampak Polusi Udara dr Agus Dwi Susanto menjelaskan bahwa sumber polusi terbagi menjadi gas dan partikel, berdasarkan WHO komponen yang berbahaya adalah PM2,5 komponen lain yang berbahaya adalah sulvur dioksida, PM2,5, sulfur dioksida, nitrit oksida, dan ozon.
"ISPA pada Januari sampai bulan ini rata-rata 100 ribu kasus, bahkan di bulan Agustus mendekati di atas 200 ribu kasus. Kita lihat di tahun 2022 ke bawah rata-rata di bawah 100 ribu angkanya. Ini seiring dengan peningkatan polutan yang ada di wilayah DKI Jakarta. Tentu ini memberikan pola bahwa ketika peningkatan polutan itu terjadi, ini terjadi kasus ISPA," jelas Agus.
Agus mengatakan sumber polusi bisa berasal dari kontaminasi udara akibat satu atau lebih substansi fisik kimia atau biologi atmosfer dalam jumlah yang membahayakan kesehatan adapun sumbernya dari industri, kendaraan, limbah rumah tangga, termasuk dari asap rokok.
Ini juga seiring dengan hasil riset Bappenas 2022 dikatakan bahwa peningkatan polutan PM 2,5 dan PM 10, SO2 ternyata berkontribusi terhadap peningkatan kasus-kasus dan pneumonia di wilayah DKI Jakarta pada periode hampir 10 tahun setelah dilakukan riset.
"Data terakhir di puskesmas dan juga di rumah sakit yang kita kumpulkan dalam periode Januari-Juli, bisa lihat. Terlihat sekali memang periode Januari-Juli ini kasusnya lebih tinggi dibandingkan periode yang sama tahun lalu, tahun ini ketika polutan tinggi kasusnya meningkat," pungkasnya. (Z-3)
Gizi seimbang adalah kombinasi menu makanan sehari-hari yang mengandung seluruh zat gizi yang dibutuhkan oleh tubuh.
Kemenkes mengungkapkan temuan senior yang merupakan peserta PPDS Unsri melakukan perundungan atau bullying pada juniornya dengan memeras Rp15 juta per bulan
tim kesehatan Dinkes Sumatra Barat juga mulai mewaspadai munculnya berbagai penyakit menular di lokasi-lokasi pengungsian.
Selain penyakit umum, Kemenkes juga memberikan perhatian khusus terhadap penyakit menular dengan tingkat penularan tinggi.
Menurutnya, penerapan perilaku hidup bersih dan sehat harus menjadi kebiasaan sehari-hari anak, baik di rumah maupun di sekolah.
Pada Batch II, sebanyak 366 relawan diberangkatkan dari beberapa titik dalam beberapa gelombang.
ISPA, diare, dan infeksi kulit menjadi masalah kesehatan yang paling banyak ditemukan pascabanjir di Desa Sekumur, Kecamatan Sekerak, Kabupaten Aceh Tamiang.
Gelombang dingin ekstrem di Bangladesh tewaskan 49 orang sejak November. ISPA dan diare menjadi penyebab utama, dengan korban terbanyak anak-anak di wilayah Utara.
Tim kesehatan IDAI Sumatra Utara telah memberikan layanan kepada ribuan anak di berbagai wilayah terdampak banjir, termasuk Kabupaten Langkat, Aceh Tamiang
Perubahan suhu, kelembapan yang tinggi, serta kondisi tubuh yang basah setelah beraktivitas di luar ruangan menjadi pemicu utama menurunnya daya tahan tubuh.
PENYAKIT ISPA kerap terjadi pada anak. ISPA menjadi penyakit yang bisa mengancam kesehatan anak. ISPA merupakan penyakit yang menyerang saluran pernapasan bagian atas.
SELESMA atau kondisi yang kerap disebut sebagai pilek oleh orang awam merupakan kondisi yang umumnya tidak membahayakan, tetapi pada kasus tertentu bisa sebabkan pneumonia.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved