Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
DIREKTUR Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan Maxi Rein Rondonuwu tidak menyarankan penyemprotan air dengan tekanan tinggi di jalanan dengan tujuan mengurangi polusi udara. Pasalnya metode tersebut dinilai tidak efektif.
"Ini masih perdebatan, kalau untuk skala kecil di industri bisa dilakukan. Tetapi skala besar ahli tidak menyarankan karena itu tidak efisien," kata Maxi dalam konferensi pers di Kantor Kementerian Kesehatan, Jakarta, Senin (28/8).
Ia menjelaskan penyemprotan air pun memiliki syarat-syarat tertentu, seperti memiliki air yang bersih agar debu di jalanan tidak naik dan tidak menimbulkan udara kotor baru.
Baca juga: Penelitian Ilmiah Soal Penyemprotan Jalan untuk Kurangi Polusi Hasilkan Hasil Beragam
"Syarat harus dipenuhi seperti air yang disemprotkan harus bersih, curah air harus tinggi, dan kalau tidak akan naik ke atas, sehingga sebaiknya tidak disarankan terkait penyemprotan," ujarnya.
Diketahui Kemenkes telah membentuk komite yang memiliki rencana strategis untuk penanganan akibat polusi udara yaitu deteksi, penurunan risiko kesehatan, dan adaptasi. Deteksi yaitu pemantauan kualitas udara di wilayah DKI Jakarta khususnya, akan dilakukan pemasangan di puskesmas atau rumah sakit sebagai upaya membantu kementerian lain dalam deteksi polusi udara.
Baca juga: Semalam Diguyur Hujan, Kualitas Udara Jabodetabek Tetap Tidak Sehat
Kemudian mengembangkan sistem peringatan dini terintegrasi yang nantinya data-data polutan baik dari kementerian terkait dan kemenkes yang terintegrasi dengan Satu Sehat, masyarakat bisa langsung mendapat peringatan. (Z-3)
PENJABAT Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono akan bertemu pemilik gedung perkantoran swasta di Jakarta terkait rencana Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC) water mist.
Hasil penelitian secara lengkapnya menyebutkan penyemprotan air keran atau air sungai dalam jumlah besar ke jalan menyebabkan peningkatan konsentrasi dan kelembapan PM2.5.
Menurut Heru, ini merupakan upaya sementara dari berbagai upaya jangka pendek untuk segera menangani polusi udara.
Kemenkes mendukung rencana revitalisasi RSUD Kota Biak agar dapat berfungsi sebagai rumah sakit rujukan setara provinsi, dengan estimasi anggaran Rp13,5 miliar.
Kemenkes mengeluarkan Surat Edaran (SE) Nomor HK.02.02/C/445/2026 tentang Kewaspadaan Terhadap Penyakit Virus Nipah di bandara
Di Indonesia, gangguan penglihatan akibat kelainan refraksi yang tidak terkoreksi masih menjadi tantangan serius.
Pada 2026 cakupan intervensi diharapkan semakin luas sehingga target penurunan stunting hingga 5 persen pada 2045 dapat tercapai.
Berikut adalah analisis mendalam mengenai perbedaan Virus Nipah dan COVID-19 berdasarkan data medis dan epidemiologi terkini.
MESKI hingga sore ini (27/1) Kemenkes memastikan nol kasus konfirmasi pada manusia, potensi penyebaran Virus Nipah di Indonesia dinilai "sangat nyata" dan tidak boleh diremehkan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved