Headline
Pemudik diminta manfaatkan kebijakan WFA.
Kumpulan Berita DPR RI
DINAS Perhubungan DKI Jakarta mengkaji usulan Dewan Transportasi Kota Jakarta (DTKJ) untuk tarif TransJakarta rute Kalideres-Bandara Soekarno Hatta sebesar Rp5 ribu.
Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo mengatakan, tarif itu baru diusulkan hari ini. Sementara itu, hingga saat ini rute tersebut masih dalam masa uji coba dan baru dikenakan tarif Rp1.
"Paralel dengan ini kami berkoordinasi dengan DTKJ terkait rekomendasi tarif layanan ini. Hari ini sudah terbit rekomendasi DTKJ. Yang diusulkan DTKJ itu 5 ribu rupiah. Tentu ini akan kami bahas di tingkat provinsi setelah kami terima usulan dari DTKJ," ungkap Syafrin ditemui di Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (1/8).
Baca juga: Layani 14 Ribu Penumpang, TransJakarta Tambah Jam Operasional Rute Bandara
Ia menegaskan tarif yang diusulkan DTKJ itu sudah memperhitungkan subsidi Pemprov DKI Jakarta. Sebab, untuk tarif keekonomiannya, sambung Syafrin, setelah dihitung adalah Rp12 ribu.
"Ya artinya selisih itu diusulkan subsidi Pemprov DKI," ujarnya.
Baca juga: Pemprov DKI Evaluasi Rute Transjakarta Bandara Soekarno-Hatta bila Penumpang tidak Capai Target
Usulan tarif tersebut, kata Syafrin, sudah memperhitungkan operasional bus, prediksi jumlah penumpang, jarak tempuh, kemampuan untuk membayar atau 'ability to pay', kemauan untuk membayar atau willingness to pay', hingga pendapatan rata-rata penumpang.
Di sisi lain, Dinas Perhubungan DKI Jakarta terus menyosialisasikan rute bandara ini. Pihaknya melakukan evaluasi per dua pekan sekali untuk mengetahui jalannya uji coba.
Uji coba ini menurut dia berjalan lancar dan mulai terlihat peningkatan penumpang pada pekan kedua pengoperasiannya. Untuk diketahui, rute Kalideres-Bandara Soetta diuji coba mulai 5 Juli lalu.
"Uji coba akan terus dilakukan sampai nanti formula tarif ditetapkan," tandasnya. (Z-10)
Kabar gembira! Tarif TransJakarta libur Lebaran 2026 hanya Rp1. Simak jadwal operasional hari H Idulfitri dan rute khusus menuju tempat wisata di Jakarta.
RENCANA penaikan tarif layanan TransJakarta belum akan diumumkan dalam waktu dekat.
Pemprov DKI berencana menaikkan tarif Trans-Jakarta yang tidak pernah mengalami kenaikan sejak 20 tahun terakhir. Namun, hingga saat ini belum ada kepastian besaran tarif yang disepakati.
Setelah hampir dua dekade “membeku” di angka Rp3.500, tarif Bus TransJakarta berpotensi naik. Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta tengah mengkaji penyesuaian tarif TransJakarta.
KETUA Komisi B DPRD DKI Jakarta Nova Harivan Paloh menyoroti kebijakan subsidi layanan transportasi terutama terkait tarif Transjakarta yang efisien dan tepat sasaran
tarif Transjakarta sebenarnya mencapai sekitar Rp13 ribu per penumpang, namun masyarakat hanya membayar Rp3.500 berkat subsidi besar dari pemerintah daerah.
Penumpang Bandara Soetta tembus 169 ribu di H-4 Lebaran. Puncak arus mudik diprediksi Rabu (18/3) dengan 187 ribu orang. Cek imbauan bagi calon penumpang di sini!
Menhub menjelaskan bahwa pemerintah memberikan stimulus melalui berbagai sektor, termasuk penanggungan pajak pembelian, biaya avtur, hingga biaya tambahan lainnya (surcharge).
Gubernur DKI Pramono Anung sebut tarif Transjabodetabek Blok M-Soetta Rp3.500 hanya promo 3 bulan. Simak rencana kenaikan tarif jadi Rp15.000 di sini.
PEMERINTAH Provinsi atau Pemprov DKI Jakarta resmi menyediakan layanan TransJabodetabek rute Blok M–Bandara Soekarno-Hatta (SH2) pada Kamis (12/3).
Rute itu dikhususkan untuk melayani penumpang pesawat. Karena itu, pihaknya akan menggunakan unit bus dengan lantai rendah untuk melayani rute tersebut.
Kehadiran pusat kuliner tersebut menandai langkah awal aktivasi township seluas 1.100 hektare yang dikembangkan sebagai kota masa depan terintegrasi dengan gaya hidup urban.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved