Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
DINAS Ketahanan Pangan (DKP) Kota Tangerang mengimbau warga yang memiliki hewan peliharaan agar selalu rutin melakukan vaksinasi rabies. Pasalnya, saat ini tengah merebak kasus hewan rabies yang menyerang manusia hingga meninggal.
"Bagi masyarakat yang memiliki hewan peliharaan kucing, anjing, musang, kera atau monyet, memiliki potensi pada kasus penularan virus rabies. Maka, para pemilik hewan diimbau segera lakukan vaksinasi pada seluruh hewan peliharaannya, minimal satu kali dalam setahun," ujar Kepala DKP Kota Tangerang, Muhdorun, Senin (19/6).
Muhdorun menuturkan, pihaknya terus memasifkan pemberian vaksin rabies gratis pada hewan peliharaan dalam program Puskeswan Kota Tangerang. "Ini rutin dilakukan secara gratis, selama ketersediaan vaksin masih tersedia," ucap dia.
Baca juga: Lima Meninggal dari 2.395 Warga Sulsel Terinfeksi Rabies
Vaksin rabies diberikan, kata Muhdorun, ditujukan untuk mencegah rabies pada hewan sehingga manusia dapat berinteraksi dengan aman dengan hewan peliharaannya. Kegiatan vaksinasi rabies merupakan upaya strategis untuk mempertahankan status zero case rabies di Kota Tangerang.
"Masyarakat dapat memanfaatkan layanan vaksinasi rabies gratis di Puskeswan Kota Tangerang, sesuai dengan jadwal dan kuota yang diinformasikan melalui media sosial DKP Instagram @dkp.tangerangkota atau di nomor whatsapp di 0813-9434-3260. Bisa juga atas permohonan di satu wilayah, dengan jumlah hewan yang telah dikumpulkan," jelasnya.
Baca juga: Kenali Rabies, Jenis, Gejala Awal hingga Lanjutan
Hewan dengan terindikasi terpapar virus rabies, diantarnya takut cahaya, kesulitan makan, takut air, cenderung agresif, dan mengeluarkan air liur berlebihan.
Sementara, Kepala BPBD Kota Tangerang, Maryono Hasan mengatakan, pihaknya telah menyiapkan tim khusus penanganan hewan liar yang telah bekerjasama dengan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA).
"Kami mengimbau masyarakat untuk lebih waspada dengan keberadaan hewan liar dan selalu sigap dalam memastikan kesehatan hewan peliharaan," kata Maryono.
Maryono menambahkan, sejauh ini laporan akan keberadaan hewan liar di Kota Tangerang tidak ada. Pihaknya pun telah menyiapkan peralatan evakuasi atau APD yang selalu disiagakan di kantor BPBD Kota Tangerang.
"Jika menemukan keberadaan hewan liar, hingga mengganggu kenyamanan sekitar bisa hubungi Siaga 112, Laksa atau ke nomor piket 24 jam BPBD di 021-5582-144. Buat laporannya, sampaikan data diri dan kasus hewannya, otomatis tim akan segera meluncur ke TKP," jelasnya.
Program yang berlangsung sejak Juli hingga November 2025 ini berhasil melampaui target awal 10.000 peserta dan telah menjangkau 12.356 siswa sekolah dasar.
PEMERINTAH Kabupaten Tanah Datar Sumatra Barat (Sumbar) menggelar rapat untuk memperkuat langkah pengendalian rabies menyusul meningkatnya kasus rabies.
Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakarta Barat (Jakbar) memvaksinasi 663 ekor hewan penular rabies (HPR) selama November 2025.
Pada tahap akhir infeksi, penderita rabies bisa mengalami kondisi mengerikan yang disebut hydrophobia, atau ketakutan ekstrem terhadap air.
Kasus gigitan hewan rabies di Pekanbaru capai 509 kejadian sepanjang 2025. Meski menurun dari 2024, Dinkes tetap imbau warga waspada karena rabies mematikan.
Kasus rabies pun terus meningkat di beberapa kota dan negara, sehingga kewaspadaan pemilik hewan sangat dibutuhkan. Dengan pencegahan yang tepat, risiko rabies
Berbeda dari klinik hewan pada umumnya, rumah sakit hewan kini menawarkan layanan yang semakin lengkap.
Purina Pro Plan mengajak pemilik hewan untuk memahami pentingnya nutrisi yang lengkap dan berbasis sains melalui kampanye 'Sehat, Kuat, Terlindungi'.
PURINA® FELIX telah hadir di tengah masyarakat sejak 1970, menawarkan beragam varian rasa seperti ayam, tuna, dan salmon.
Berdasarkan data Statista Market Insight, nilai pasar produk hewan peliharaan di Indonesia diperkirakan mencapai lebih dari US$1 miliar pada 2025, dengan laju pertumbuhan tahunan di atas 8%.
Traveling kini makin nyaman dengan perlindungan lengkap dari keterlambatan penerbangan, kehilangan bagasi, hingga rasa aman di perjalanan.
Penelitian terbaru mengungkap hormon oksitosin atau love hormone menjadi rahasia kedekatan manusia dan kucing.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved