Headline
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Kumpulan Berita DPR RI
KEPALA Seksi Surveilans Epidemiologi dan Imunisasi Dinas Kesehatan DKI Jakarta Ngabila Salama mengimbau agar orangtua tak gegabah memberikan obat pada anak yang mengalami demam. Hal itu ia sampaikan sehubungan ditemukannya dua kasus gagal ginjal akut pada anak di DKI.
Ngabila berpesan demam, batuk, pilek, mayoritas disebabkan oleh infeksi virus dan dapat sembuh sendiri tanpa minum obat. Pastikan anak istirahat, makan dan minum yang cukup maka demam, batuk, pilek tersebut akan sembuh.
"Kalau pun minum obat lagi pastikan sesuai resep dan anjuran dokter baik obat puyer atau sirop," ujar Ngabila, Minggu (6/2).
Baca juga: Kemenkes Kembali Temukan Kasus Gagal Ginjal pada Anak
Ia juga mengatakan sebaiknya orangtua memantau gejala anak sesudah diberi obat. Jika kondisi tidak membaik atau bahkan ada keluhan tambahan semisal produksi kencing berkurang atau tidak kencing sama sekali padahal sudah cukup minum, orangtua jangan ragu kontrol kembali ke dokter yang merawat.
"Berteman dengan demam. Berteman dengan batuk pilek. Jangan responsif dengan harus minum obat. Lakukan dulu terapi non obat atau gunakan obat puyer dulu. Tapi jangan gegabah juga menjadi antiobat, padahal kondisi anak sangat membutuhkan dalam kondisi tertentu," tukasnya.(OL-5)
Pengendalian serta pencegahan dengue memerlukan pendekatan yang lebih terintegrasi, tidak hanya intervensi terhadap vektor, tetapi juga pada manusianya.
Dinas Kesehatan (Dinkes) mengaku siap untuk menanggulangi penyakit kejadian luar biasa (KLB) seperti cacat monyet atau monkeypox (mpox).
Sebanyak 2.487 ekor hewan yang masuk ke Jakarta telah diperiksa kesehatannya untuk memastikan seluruhnya aman dikonsumsi saat Idul Adha 1445 Hijriah
KASUS demam berdarah dengue (DBD) di Jakarta diprediksi terus meningkat hingga Mei 2024. Saat ini 627 kasus DBD menyerang balita hingga dewasa periode awal Januari hingga 19 Februari 2024.
Pemprov DKI Jakarta secara intensif melakukan berbagai upaya agar bisa dilakukan intervensi sedini mungkin terhadap anak-anak yang terindikasi stunting.
KEPALA Dinas Kesehatan atau Dinkes DKI Jakarta Ani Ruspitawati mengimbau masyarakat agar segera menjalani vaksinasi covid-19.
Satu dari tiga pasien mampu mencapai penurunan berat badan lebih dari 20%, sebuah angka yang selama ini identik dengan hasil terapi suntikan mingguan.
Data kesehatan terbaru menunjukkan 1 dari 4 orang dewasa di Indonesia hidup dengan kondisi obesitas atau kelebihan lemak perut.
Akses masyarakat terhadap obat-obatan esensial dinilai terancam setelah perubahan regulasi paten terbaru.
Lucia menjelaskan ketika terjadi bencana banyak orang yang terkena luka bisa karena seng, paku, dan sebagainya maka diberikan serum anti tetanus, untuk mencegah infeksi.
Obat dapat berasal dari bahan kimia, tumbuhan, maupun hewan, dan biasanya digunakan dengan dosis tertentu agar aman dan efektif.
Gabungan Perusahaan Farmasi Indonesia (GPFI) mengadakan seminar “Peran Strategis GPFI dalam Menegaskan Prinsip 4K untuk Menunjang Kesehatan Nasional”
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved