Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
KEPALA Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta Asep Kuswanto menyebutkan sudah ada dua perusahaan swasta yang berminat membeli hasil pengelolaan sampah dari landfill mining dan Refused Derived Fuel (RDF) yang ada di TPST Bantargebang, Kota Bekasi.
Dua perusahaan tersebut adalah PT Indocement dan PT Solusi Bangun Indonesia (SBI). Landfill mining dan RDF adalah fasilitas pengelolaan sampah menjadi material setara batu bara. Sehingga material tersebut dapat dimanfaatkan oleh industri yang menggunakan batu bara sebagai bahan bakar utamanya.
"Terkait pemanfaatan hasil pengelolaan sampah pada fasilitas ini PT Indocement Perkasa Tunggal Tbk telah menyatakan siap menerima dengan 550 ton/hari. Sedangkan PT Solusi Bangun Indonesia akan memanfaatkan sebesar 150 ton/hari," kata Asep, Senin (10/10).
Meskipun demikian, Asep mengungkapkan untuk melakukan jual beli hasil RDF kepada badan usaha membutuhkan regulasi. Regulasi ini belum ada di Indonesia. Oleh karena itu, ia berharap ada dukungan dari pemerintah pusat berupa penetapan regulasi terkait jual beli hasil RDF tersebut.
"Kami meminta dukungan pemerintah pusat yakni pertama tentang regulasi penetapan harga jual RDF untuk keberlanjutan pengelolaan RDF plan secara mandiri," ujarnya.
Selain itu, dukungan pemerintah pusat yang diharapkan adalah berupa dukungan dari pembangkit listrik tenaga uap agar dapat memanfaatkan RDF hasil pengelolaan sampah rumah tangga ini sebagai implementasi 'carbon credit' dari sektor pengelolaan sampah.
Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan melakukan peninjauan proyek pembangunan landfill mining dan RDF di TPST Bantargebang, Kota Bekasi. Proyek bernilai Rp1 triliun itu direncanakan dapat mengolah 2 ribu ton sampah dan dapat menghasilkan 700 ton hingga 750 ton RDF per harinya. RDF dibangun sebagai salah satu solusi DKI Jakarta dalam melakukan pengelolaan sampah yang mana DKI Jakarta menghasilkan 7.500 ton sampah per hari yang hingga kini masih dikelola dengan sistem angkut-tumpuk di TPST Bantargebang. (OL-12)
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengumumkan rencana pembangunan PLTSa di Sunter, Rorotan, Bantargebang, dan Jakarta Barat.
KLH memperingatkan seluruh kepala daerah di Indonesia, terutama yang masih menggunakan tempat pembuangan akhir (TPA) terbuka, untuk segera meningkatkan kualitas pengelolaan sampah.
Teknologi landfill mining bisa menjadi solusi Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang yang sudah mendekati kapasitas maksimal.
MENTERI Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq menyampaikan bahwa ke depan Jakarta dan Indonesia perlu mengembangkan industrialisasi pengelolaan sampah.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) lebih dari 70% orang Indonesia masih belum peduli pada masalah sampah.
Siswa mendapatkan bantuan 250 paket alat tulis dan makanan seha dan penyuluhan tentang pentingnya hidup sehat dan menjaga kebersihan lingkungan sekolah serta area bermain.
Dalam tradisi Tiongkok kuno, feng shui berkembang sebagai sistem penataan ruang berbasis pengelolaan energi (qi) untuk menjaga keseimbangan antara manusia, lingkungan, dan kekuasaan.
Unit Induk Distribusi Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah menjalin kerja sama strategis dengan PT Borneo Indobara (BIB) melalui penandatanganan perjanjian jual beli REC.
Penunjukan Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita sebagai anggota Dewan Energi Nasional memberikan kepastian arah kebijakan ketahanan energi bagi sektor industri.
Upaya efisiensi operasional di sektor pelayaran mulai menghasilkan dampak nyata bagi kinerja lingkungan.
PT Multi Harapan Utama (MHU), anak usaha MMSGI, terus memperkuat penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) dalam kegiatan pertambangannya.
Kolaborasi dengan UNIDO akan melahirkan model baru kawasan industri berkelanjutan yang aman, sehat, hijau, inklusif, serta dapat direplikasi dan dipromosikan secara global.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved