Headline
“Damai bukan sekadar absennya perang. Ia adalah kebajikan,” tulis filsuf Baruch Spinoza.
“Damai bukan sekadar absennya perang. Ia adalah kebajikan,” tulis filsuf Baruch Spinoza.
Kumpulan Berita DPR RI
KEPALA Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta Asep Kuswanto menyebutkan sudah ada dua perusahaan swasta yang berminat membeli hasil pengelolaan sampah dari landfill mining dan Refused Derived Fuel (RDF) yang ada di TPST Bantargebang, Kota Bekasi.
Dua perusahaan tersebut adalah PT Indocement dan PT Solusi Bangun Indonesia (SBI). Landfill mining dan RDF adalah fasilitas pengelolaan sampah menjadi material setara batu bara. Sehingga material tersebut dapat dimanfaatkan oleh industri yang menggunakan batu bara sebagai bahan bakar utamanya.
"Terkait pemanfaatan hasil pengelolaan sampah pada fasilitas ini PT Indocement Perkasa Tunggal Tbk telah menyatakan siap menerima dengan 550 ton/hari. Sedangkan PT Solusi Bangun Indonesia akan memanfaatkan sebesar 150 ton/hari," kata Asep, Senin (10/10).
Meskipun demikian, Asep mengungkapkan untuk melakukan jual beli hasil RDF kepada badan usaha membutuhkan regulasi. Regulasi ini belum ada di Indonesia. Oleh karena itu, ia berharap ada dukungan dari pemerintah pusat berupa penetapan regulasi terkait jual beli hasil RDF tersebut.
"Kami meminta dukungan pemerintah pusat yakni pertama tentang regulasi penetapan harga jual RDF untuk keberlanjutan pengelolaan RDF plan secara mandiri," ujarnya.
Selain itu, dukungan pemerintah pusat yang diharapkan adalah berupa dukungan dari pembangkit listrik tenaga uap agar dapat memanfaatkan RDF hasil pengelolaan sampah rumah tangga ini sebagai implementasi 'carbon credit' dari sektor pengelolaan sampah.
Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan melakukan peninjauan proyek pembangunan landfill mining dan RDF di TPST Bantargebang, Kota Bekasi. Proyek bernilai Rp1 triliun itu direncanakan dapat mengolah 2 ribu ton sampah dan dapat menghasilkan 700 ton hingga 750 ton RDF per harinya. RDF dibangun sebagai salah satu solusi DKI Jakarta dalam melakukan pengelolaan sampah yang mana DKI Jakarta menghasilkan 7.500 ton sampah per hari yang hingga kini masih dikelola dengan sistem angkut-tumpuk di TPST Bantargebang. (OL-12)
Longsor Bantargebang di Zona 4A tidak hanya melumpuhkan operasional, tetapi juga menelan korban jiwa di tengah kondisi kapasitas lahan yang sudah kritis.
Di tengah kondisi TPST Bantargebang yang kian kritis, Jakarta masih mengirimkan hingga 8.000 ton sampah setiap harinya, memicu risiko bencana lingkungan yang lebih besar.
Longsor Bantargebang Maret 2026 menelan korban jiwa. Greenpeace desak Pemprov DKI Jakarta evaluasi total tata kelola sampah dan perlindungan pemulung.
Menteri LH Hanif Faisol pastikan tersangka kasus longsor TPST Bantargebang ditetapkan segera. Penyelidikan sasar pejabat pengelola sejak 2013.
BNPB peringatkan risiko longsor susulan di TPST Bantargebang akibat hujan deras. Simak update pencarian korban dan daftar nama korban meninggal dunia di sini.
ANGGOTA Komisi B DPRD DKI Jakarta Francine Widjojo mendesak Pemprov DKI Jakarta melakukan terobosan dalam pengelolaan sampah Jakarta, menyusul insiden longsor Bantargebang.
Pemerintah ajak masyarakat hemat energi demi stabilitas nasional. Simak 7 tips praktis dari IEA mulai dari transportasi hingga penggunaan AC dan lampu LED.
PT Pertamina Patra Niaga Subholding Downstream memastikan keandalan distribusi energi nasional dengan memperhatikan dinamika kebutuhan masyarakat serta perkembangan geopolitik.
Krisis energi tidak akan pertama kali terlihat di ruang rapat kementerian. Ia akan terlihat di SPBU.
BBM masih menyumbang sekitar 30% dalam bauran energi nasional, sehingga sangat rentan terhadap gejolak geopolitik dan fluktuasi harga dunia.
Prabowo bahas arah baru kebijakan energi dan ekonomi dalam rapat terbatas virtual. Pemerintah merespons tekanan global yang terus berubah.
Potensi panas bumi Indonesia sangat besar dan belum dimanfaatkan secara optimal. Dari seluruh potensi yang tersedia, ruang pertumbuhan masih sangat luas.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved