Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
HUJAN deras yang mengguyur kota Jakarta, beberapa hari lalu, berdampak beberapa wilayah tergenang air hingga setinggi 1 meter.
Hingga 7 Oktober 2022 pukul 09.00 WIB, beberapa wilayah di Jakarta masih tegenang air di beberapa titik, yakni di Jakarta Barat.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mencatat, sebanyak 5 RT masih terdapat genangan air.
Baca juga: Anies Genggam Tangan Ibu Korban Tembok Roboh MTsN 19
Kelurahan yang masih tergenang banjir itu adalah Kelurahan Kembangan Utara, 1 RT dengan ketinggian air 40 Cm, Kebon Jeruk 3 RT dengan ketinggian air 40 Cm, dan Kelurahan Rawa Buaya 1 RT dengan ketinggian 50 Cm
"Adapun penyebab banjir yakni dari curah hujan tinggi dan luapan Kali Pesanggrahan," ujar Isnawa Aji dalam keterangan resmi, Jumat (7/10).
Isnawa juga mengatakan, untuk saat ini para pengungsi telah kembali ke kediaman masing-masing.
"BPBD DKI mengimbau kepada masyarakat agar tetap berhati-hati dan waspada terhadap potensi genangan yang terjadi," ujarnya.
Kendati demikian, beberapa wilayah yang sebelumnya tegenang air juga sudah mulai surut dan bisa dilintasi Kendaraan bermotor.
"Sebanyak 111 RT di Jakarta selatan sudah mulai surut, sedangkan wilayah Jakarta Timur 2 RT, Jakarta Barat 8 RT, dan Jakarta Pusat 4 RT," papar Isnawa.
Selain itu, 20 ruas jalan raya yang terendam banjir pada malam hari sudah mulai surut. Jalan tergenang yang telah surut sebanyak 20 ruas jalan yang terdiri dari :
"Potensi curah hujan dengan intensitas sedang-lebat masih akan terjadi hingga 8 Oktober 2022," pungkasnya. (OL-1)
Kelurahan Bidara Cina, Kecamatan Jatinegara, Jakarta Timur, kembali terendam banjir akibat luapan Kali Ciliwung dan intensitas hujan tinggi yang mengguyur Jakarta sejak Kamis (22/1).
Langkah ini diambil menyusul meningkatnya ketinggian air akibat luapan Kali Ciliwung yang merendam pemukiman warga sejak Jumat (23/10 malam.
BANJIR hingga kini masih merendami sebagian wilayah di Kabupaten Banjar, Provinsi Kalimantan Selatan.
Akibat banjir bandang itu tiga jembatan di kawasan wisata Guci putus, yakni Jembatan Jedor, Jembatan Kaligung di Pancuran 13, serta jembatan gantung di Pancuran 5.
Meski Sungai Bremi berada di bawah kewenangan pemerintah provinsi, pemerintah pusat harus turun tangan karena banjir telah mengganggu fasilitas umum dan keselamatan masyarakat.
Jumlah pengungsi yang tercatat merupakan warga yang mengungsi secara terpusat di lokasi-lokasi yang terdata oleh petugas BPBD DKI Jakarta.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved