Selasa 23 November 2021, 11:16 WIB

Ada Sekolah Roboh, DPRD DKI Minta Teknis Pelaksanaan Rehab Sekolah Dievaluasi

Hilda Julaika | Megapolitan
Ada Sekolah Roboh, DPRD DKI Minta Teknis Pelaksanaan Rehab Sekolah Dievaluasi

ANTARA/Fauzan
Warga berjalan di dekat lokasi bangunan SMAN 96 Jakarta yang roboh di Jakarta.

 

KOMISI E DPRD Provinsi DKI Jakarta meminta Dinas Pendidikan DKI Jakarta untuk mengevaluasi pelaksanaan rehabilitasi seluruh gedung sekolah. Dari mulai lelang hingga durasi waktu pengerjaan harus dikaji mendalam.

Ketua Komisi E DPRD DKI Jakarta Iman Satria mengatakan dugaan sementara atas robohnya gedung SMA Negeri 96 di Cengkareng, Jakarta Barat adalah karena waktu pelaksanaan rehab yang sangat sempit. Dengan begitu evaluasi total pada pelaksanaan rehab perlu dilakukan Dinas Pendidikan.

“Saya nanti mau coba terapkan, kalau sudah lewat Juni jangan dikerjakan. Minimal pengerjaan rehab itu enam bulan,” ujar Ketua Komisi E DPRD DKI Jakarta Iman Satria.

Baca juga: Dibangun di Atas Saluran Air, Satpol PP Akan Bongkar Kafe di Kemang Pekan Ini

Ia mengungkapkan waktu pelaksanaan rehab SMAN 96 ternyata hanya 3,5 bulan saja. Mulai dari 1 September dan harus selesai 18 Desember 2021.

“Ini kayaknya masalah waktu, dikejar waktu karena dengan sisa waktu 25 hari lagi harus beres. Menurut saya kerjanya jadi terburu-buru, apalagi dengan cuaca musim penghujan, banyak berhentinya,” ungkapnya.

Hal senada juga disampaikan anggota Komisi E DPRD DKI Basri Baco. Ia mengimbau agar Disdik DKI bisa lebih matang dan cepat pada tahap perencanaan, sehingga proses pembangunan mendapat waktu lebih banyak lagi.

“Ini jadi pelajaran buat kita semua, jangan orang dikasih 3,5 bulan padahal kita ada rentang waktu setahun, kan persiapannya saat diajukan pada APBD murni harusnya sudah ada. Paling enggak kasih enam bulan mereka kerja,” ucapnya.

Sementara itu, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Disdik DKI Sabudiyono menjelaskan banyaknya tahap yang harus dilaksanakan prakonstruksi, sehingga sisa waktu pembangunan hanya 3,5 bulan.

“Tahapannya kalau yang pertama kan basic design, lalu manajemen kontruksi (MK), baru kita lakukan lelang fisik ya. Jadi harus melewati beberapa tahapan dulu,” tuturnya.

Sementara Project Manager PT Adhi Karya Tbk, Nur Samsul Rizal mengatakan saat ini pihaknya masih menunggu hasil laporan tim Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Mabes Polri untuk mengetahui penyebab robohnya SMAN 96 yang sedang direhab. Namun, ia memastikan bahwa spesifikasi bahan bangunan dan waktu pengerjaan sudah sesuai standart yang ditetapkan

“Saya tidak bisa komentar dahulu, karena ini masih dalam penyelidikan. Tunggu hasil dari Puslabfor apa penyebab utama kerobohan ini. Semua speknya sudah pasti sesuai dengan RKS (Rencana kerja dan syarat-syarat) ya,” tandasnya. (OL-1)

Baca Juga

MI/FC Hutama Gani

Hujan Angin Berpotensi Terjadi di Jaksel Sore Ini

👤Hilda Julaika 🕔Rabu 01 Desember 2021, 09:52 WIB
BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperkirakan, wilayah Jakarta Selatan akan terjadi hujan disertai angin pada sore...
DOK Pribadi.

Hipmi Jaya Dukung Perempuan Pimpin Organisasi

👤Mediaindonesia.com 🕔Rabu 01 Desember 2021, 08:20 WIB
Rika Amelia Rush menjadi salah satu calon ketua dari kaum perempuan yang maju untuk menjadi kandidat ketua BPD Hipmi Jakarta...
MI/Rahmatul Fajri

Terdakwa Kasus Penganiayaan WNA Andy Cahyady Divonis Bebas 

👤Rahmatul Fajri 🕔Selasa 30 November 2021, 22:38 WIB
"Andy terbukti melakukan pemukulan kepada saksi Wenhai Guan. Namun pemukulan tersebut terpaksa karena membela diri. Andy Cahyady harus...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya