Rabu 27 Oktober 2021, 11:15 WIB

Kota Bekasi dan Sumbawa Barat Bahas Pengelolaan Air Limbah Domestik

Rudi Kurniawansyah | Megapolitan
Kota Bekasi dan Sumbawa Barat Bahas Pengelolaan Air Limbah Domestik

MI/Dok Pemkot Bekasi
Wakil Wali Kota Bekasi Tri Adhianto dan Bupati Sumbawa Barat W. Musyafirin membahas Twinning Program Pengelolaan Air Limbah Domestik.

 

WAKIL Wali Kota Bekasi Tri Adhianto dan Bupati Sumbawa Barat W Musyafirin membahas Twinning Program Pengelolaan Air Limbah Domestik antara Kabupaten Sumbawa Barat dan Kota Bekasi.

Turut serta secara virtual adalah UNICEF Chief of Wash Kannan Nadar  melalui aplikasi zoom meeting. Kegiatan dibuka dengan sambutan Wakil Wali Kota Bekasi Tri Adhianto.

Tri mengatakan keputusan pemanfaatan teknologi tidak lain adalah untuk menjaga mutu air limbah domestik. Selain itu untuk kelestarian alam, limbah dari home industri, apartemen, dan restoran harus dikontrol dengan baik.

Baca juga: Kota Bekasi Juara Pertama Paritrana Awards se-Jawa Barat

"Sekarang ini tidak hanya berbicara tentang mengelola tinja, tapi air limbah domestik secara keseluruhan yang berasal dari kegiatan usaha, restoran, home industry, apartemen, pusat perbelanjaan, harus dikontrol pembuangannya," kata Tri Adhianto, Rabu (27/10).

Bupati Sumbawa Barat W Musyafirin menjelaskanmengenai program unggulan Kabupaten Sumbawa Barat terkait 5 pilar sanitasi layak berbasis masyarakat (STBM). 

Program itu menitikberatkan pada pemberdayaan gotong royong. Salah satu bentuk implementasi dari pemberdayaan gotong royong ini adalah penyediaan akses sanitasi yang layak melalui program jambanisasi.

Program Jambanisasi merupakan program unggulan dari agenda 100 hari pertama Bupati dab Wakil Bupati Kabupaten Sumbawa Barat terpilih 2016-2021.

"Fokus utama program tersebut adalah pembangunan jamban untuk rumah tangga miskin sebanyak 6.212 unit dan tersebar di 193 blok wilayah," jelasnya.

Sementara Kannan Nadar mengatakan Indonesia sebenarnya sudah banyak tersedia pasokan air bersih namun masyarakatnya masih memilih untuk buang air sembarangan. 

Maka dilakukanlah banyak proses dalam meningkatkan akses pengelolaan sanitasi yang aman. Diantaranya menyediakan intensif, men-develop uniter yang menyediakan air limbah, serta menyediakan pendanaan untuk septic tank yang sesuai standar.

"Dengan adanya program ini, diharapkan adanya penyediaan sanitasi yang aman untuk daerah masing-masing antara Kabupaten Sumbawa dan Kota Bekasi. Diharapkan apa yang dilakukan dalam program 5 pilar STBM dapat bermanfaat bagi Kabupaten Sumbawa Barat," pungkas Nadar. (OL-1)

Baca Juga

MI/Dok Pemprov DKI

Anies Resmikan Lapangan Ingub Muara Angke

👤Putri Anisa Yuliani 🕔Sabtu 27 November 2021, 10:30 WIB
"Lapangan sepak bola berstandar dunia ini nantinya akan dapat digunakan oleh seluruh lapisan masyarakat. Tidak untuk dikomersialkan...
Ilustrasi

Pemuda Pancasila Bakal Polisikan Anggota yang Terbukti Pukul Polisi 

👤Yakub Pryatama Wijayaatmaja 🕔Jumat 26 November 2021, 23:34 WIB
Ormas Pemuda Pancasila, kata Razman, akan langsung menyerahkan anggotanya yang terbukti melakukan penganiayaan anggota...
Ilustrasi

Polda Metro Jaya Ringkus Komplotan Pengganjal Mesin ATM di Cikarang 

👤Yakub Pryatama Wijayaatmaja 🕔Jumat 26 November 2021, 21:12 WIB
Endra menjelaskan, petugas telah menciduk tiga tersangka, yakni P (37), N (32), N (41). Masing-masing tersangka memiliki peran saat...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya