Minggu 10 Oktober 2021, 18:59 WIB

Gara-gara Bikin Laporan Palsu, Pemuda ini Jadi Tersangka 

Rahmatul Fajri | Megapolitan
Gara-gara Bikin Laporan Palsu, Pemuda ini Jadi Tersangka 

Antara/Saiful Bahri
Ilustrasi laporan polisi

 

SEORANG pemuda berinisial AR, 23, ditetapkan sebagai tersangka setelah membuat laporan palsu di Polres Jakarta Timur. Sebelumnya, AR mengaku menjadi korban begal di wilayah Jakarta Timur. Belakangan diketahui AR mengaku cerita tersebut adalah bohong. 

"Sudah ditetapkan jadi tersangka," kata Kapolres Jakarta Timur Kombes Erwin Kurniawan, melalui pesan singkat, Minggu (10/10). 

Erwin mengatakan saat ini AR telah ditahan di Polres Jakarta Timur. AR dipersangkakan dengan Pasal 242 KUHP dan/atau 220 KUHP. Adapun Pasal 242 berbunyi, "Barangsiapa dalam hal-hal yang menurut peraturan undang-undang menuntut sesuatu keterangan dengan sumpah atau jika keterangan itu membawa akibat bagi hukum dengan sengaja memberi keterangan palsu, yang ditanggung dengan sumpah, baik dengan lisan atau dengan tulisan, maupun oleh dia sendiri atau kuasanya yang istimewa ditunjuk untuk itu, dihukum penjara selama-lamanya tujuh tahun." 

Sedangkan Pasal 220 KUHP menyebutkan, "barang siapa memberitahukan atau mengadukan bahwa telah dilakukan suatu perbuatan pidana, padahal mengetahui bahwa itu tidak dilakukan, diancam dengan pidana penjara paling lama satu tahun empat bulan." 

Sebelumnya, AR mengaku telah dibegal di sekitar kawasan Kanal Banjir Timur (KBT), Duren Sawit, Jakarta Timur, pada Rabu, 6 Oktober 2021. AR lalu membuat laporan ke Polres Metro Jakarta Timur. Dari hasil penyelidikan, polisi curiga dengan cerita begal itu. AR kemudian mengaku telah berbohong. 

Baca juga : Pengemudi Lalai Tabrak Polisi yang Sedang Bertugas di Jalan

"Kejadian yang sebenarnya terjadi adalah, awalnya saya MiChat dengan seorang perempuan dan open BO di Apartemen Kemang View Bekasi lantai 9," kata AR dalam video pengakuannya yang beredar. 

AR berbicara di depan kamera dengan membelakangi logo Resmob yang menempel di dinding. Pria ini menyampaikan pengakuannya dengan mulut tertutup masker dan mengenakan jaket. 

Setelah bertemu dengan perempuan yang dimaksud, mereka terlibat cekcok. Menurut AR, cekcok terjadi karena 'tidak sesuai kesepakatan'. 

"Akhirnya ponsel dan motor saya diambil oleh teman-teman perempuan itu," kata AR.(OL-7)

Baca Juga

Medcom

Bus Tabrakan, DPRD akan Panggil Dishub dan Dirut Trans-Jakarta

👤Putri Anisa Yuliani 🕔Selasa 26 Oktober 2021, 12:51 WIB
"Kita akan panggil dirut dan Dishub ya Rabu (27/10) pagi untuk klarifikasi masalah...
 MI/ATET DWI PRAMADIA

Kendaraan Bermotor Penyumbang Utama Polusi Udara

👤 Putri Anisa Yuliani 🕔Selasa 26 Oktober 2021, 12:10 WIB
Kendaraan bermotor menyebabkan meningkatnya jumlah emisi yang dikeluarkan berupa Karbon Monoksida (CO), Hidrokarbon (HC), Nitrogen Oksida...
Ant/Risyal Hidayat

Uji Emisi Diberlakukan di DKI, Tak Lulus Kendaraan Anda Ditilang

👤Putri Anisa Yuliani 🕔Selasa 26 Oktober 2021, 11:35 WIB
SANKSI tilang bagi motor dan mobil yang tidak lulus uji emisi akan efektif diberlakukan di DKI Jakarta hari ini, Senin...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Bongkar Transaksi Narkoba Rp120 Triliun

Para anggota sindikat narkoba juga kerap memanfaatkan warga yang polos untuk membantu transaksi dari dalam ke luar negeri dan sebaliknya.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya