Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
MURAL berisi pesan keluhan dan kritikan rakyat di Jalan Kebon Kacang, Tanah Abang, Jakarta Pusat, dihapus, Kamis (26/8) sore. Mural karya warga itu dinilai memuat seni yang bisa mengganggu pengguna jalan dan berisi pesan yang provokatif.
Terlihat mural dengan cat hitam dan putih sepanjang enam meter itu dilukis di tembok pembatas lahan kosong. Mural itu terpampang di depan sebuah kantor jasa ekspedisi. Sepanjang tembok yang dilalui jalan selebar dua mobil itu juga terdapat grafiti-grafiti yang sudah pudar.
Mural baru tersebut bertuliskan "Jangan Takut Tuan-Tuan Ini Cuma Street Art" dengan huruf kapital. Di sisi kirinya, terdapat kalimat "Yang bisa dipercaya dari TV Cuma Adzan". Tulisan terakhir bernada "Kami Lapar Tuhan" yang masing-masing ditulis dengan latar gambar televisi.
Adapun di pojok kiri bawah mural itu tertulis nama dalam kolom kotak kecil, Kuas Rusak Project. Tak dinyana karya tersebut diminta dihilangkan oleh personel keamanan setempat.
Salah seorang warga untuk menimpa mural tersebut dengan cat hitam, sekitar pukul 15.45 WIB. Salah satu anggota keamanan mengemukakan penghapusan mural ini bertujuan untuk menetralisir wilayah agar tidak mengganggu pengguna jalan karena daya tarik seninya.
"Tulisannya tidak pas. Lebih baik kita hapus agar jangan sampai viral lalu warga terprovokasi. Biar sama-sama enak kita," paparnya.
Terpisah, Ketua RT 005 RW 004 Kebon Kacang, Teddy, menerangkan pihaknya maupun warga setempat tidak memberikan laporan apa-apa terkait penghapusan mural.
"Ini mural biasa kayaknya. Saya juga nggak pernah perhatikan, sih, cuma sepintas saja. Tulisannya juga biasa aja, sih," ungkapnya. (OL-8)
Persoalan ini dipandang sebagai momentum untuk mendewasakan diri dalam berbangsa.
Presiden Prabowo Subianto menyebut pihak nyinyir dibayar untuk menciptakan kegaduhan dan menegaskan swasembada pangan 2025 sebagai jawaban pemerintah.
Kritik pemerintah soal bencana Sumatra berujung teror. Konten kreator dan aktivis alami ancaman hingga doxing.
DPP Gemura menilai berbagai aspirasi yang disampaikan mahasiswa adalah bagian dari hak demokratis yang dijamin konstitusi.
Dugaan intimidasi terjadi usai tayangnya opini yang mengkritik pengangkatan jenderal TNI pada jabatan sipil, termasuk sebagai Direktorat Jenderal Bea dan Cukai.
KRITIK sejatinya ialah katalisator positif dalam berjalannya proses demokrasi. Kritik menjadi pisau analisis dalam melakukan checks and balances bagi rezim yang memegang kekuasaa
“Agni Maitri adalah tentang ruang yang membuat kita merasa pulang—ruang tempat kreativitas tumbuh lewat kebersamaan."
DIKENAL dengan karya seni mural yang telah mendunia, seniman yang dikenal dengan sisi misteriusnya yang enggan mengungkap identitas aslinya, Darbotz, kini hadir dengan karya baru.
Maraknya kasus tindak pidana korupsi yang kerap menimbulkan kegelisahan warga, menjadikan tembok sebagai sarana berekspresi untuk menyampaikan aspirasi.
Pemkot Depok dan Komunitas Mural Depok membuat mural bertema bangunan bersejarah untuk melestarikan cagar budaya dan mengedukasi generasi muda.
Sebuah mural istimewa untuk mengenang Diogo Jota kini telah selesai dibuat di kawasan dekat stadion Anfield.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved