Headline
Pemudik diminta manfaatkan kebijakan WFA.
Kumpulan Berita DPR RI
HUJAN deras yang mengguyur Kota Depok yang berlangsung sekitar dua jam, menyebabkan sejumlah ruas jalan terendam air, pada Kamis (5/8) siang.
Dari pantauan, genangan air tersebut terdapat di Jalan Radar AURI, tepatnya turunan Gadog dan turunan Perumahan Departemen Koperasi serta jalan Jambore, Kelurahan Harjamukti, Kecamatan Cimanggis, Kota Depok.
Selain Jalan Radar AURI dan Jalambore, air hujan juga merendam jalan Pekapuran, Kelurahan Curug, Jalan Perumahan Taman Duta, Jalan Bukit Cengkeh II Kelurahan Cisalak dan Jalan Akses Universitas Indonesia (UI), Kelapa II serta Jalan Boulevard, Kompleks Grand Depok City, Kelurahan Tirta Jaya, Kecamatan Cilodong. Ketinggian air mencapai betis orang dewasa.
Menurut Acung, warga Jalan Jambore, Kelurahan Harjamukti, saat hujan turun jalan-jalan di Kota Depok pasti terendam air.
"Air tidak mengalir karena saluran air tersumbat oleh sampah, terus volume air juga banyak sementara drainase kecil, tidak seimbang," jelas Acung, dihubungi Kamis siang (5/8).
Baca juga: Lurah Pondok Bambu Meninggal Dunia akibat Covid-19
Genangan air yang terdapat di ruas jalan tersebut, kata dia menyebabkan arus lalu lintas terhambat dan menimbulkan kemacetan. Lantaran pengendara yang akan melintas harus memperlambat laju kendaraan mereka.
Pengemudi ojek online di Kota Depok ini menambahkan selain menggenangi badan jalan, sejumlah perumahan di Jalan Taman Duta dan Bukit Cengkeh II juga terendam air. Ketinggian air di perumahan itu sekitar 30-40 sentimeter.
"Motor yang saya tumpangi mogok saat antar penumpang di Jalan Taman Duta karena mesinnya terendam air hujan," ucapnya.
Dihubungi terpisah, Kepala Seksi Operasi Pemeliharaan Sumber Daya Air Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Depok Bahtiar Ardiansyah menuturkan, genangan banjir yang terjadi di beberapa titik jalan di wilayah Kota Depok, pada Kamis siang (5/8) diakibatkan karena saluran air tersumbat sampah.
Hujan dengan curah cukup tinggi dan saluran air yang tak mampu menampung debit air hujan, disebabkan tersumbatnya saluran air oleh sampah penduduk.
"Masih banyak penduduk buang sampah sembarangan ke saluran air sehingga memicu banjir saat hujan turun," pungkas Bahtiar. (OL-4)
INSIDEN mobil hanyut terbawa arus kali akibat banjir bandang dan hujan deras melanda wilayah Kota Depok, Jawa Barat, pada Senin malam, 23 Maret 2026.
Hujan deras menyebabkan empat tanggul kali di Depok jebol dan memicu banjir. Ribuan kepala keluarga terdampak, penanganan darurat masih berlangsung.
Demi keamanan, warga kini bekerja dengan perlengkapan pelindung dan memastikan aliran energi tetap padam hingga kondisi benar-benar kering.
Ketinggian air di Perumahan Bukit Cengkeh 1 dan 2 serta Perumahan Taman Duta mencapai 70-80 sentimeter hingga saat ini air belum surut.
WARGA Kelurahan Cipayung, Kecamatan Cipayung, Kota Depok, Jawa Barat, dibuat heboh oleh penemuan seorang bayi baru lahir dan masih hidup di sudut rumah warga, Kamis (19/3/2026) pagi.
Pelayanan yang diberikan harus sesuai dengan harapan publik.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved