Senin 02 Agustus 2021, 12:44 WIB

Jadi Syarat Kegiatan Usaha di DKI, Vaksinasi Covid-19 Terus Dikebut

Putri Anisa Yuliani | Megapolitan
Jadi Syarat Kegiatan Usaha di DKI, Vaksinasi Covid-19 Terus Dikebut

ANTARA/Muhammad Iqbal
Petugas memeriksa kesehatan warga yang akan mengikuti vaksinasi covid-19 di bawah Jalan layang Kebayoran Lama, Jakarta, Senin (2/8).

 

WAKIL Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria, atau yang akrab disapa Ariza, menyebut akan terus mengebut cakupan vaksinasi covid-19 di Ibu Kota. Hal itu sehubungan dengan penetapan syarat vaksinasi covid-19 dalam berbagai kegiatan usaha, sosial, budaya, hingga agama.

Sebelumnya, Pemprov DKI menetapkan vaksinasi covid-19 dalam kegiatan usaha. Salah satunya melalui Surat Keputusan Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Parekraf) DKI No 495 tahun 2021 yang menyebutkan restoran, kafe, warung makan, dan salon yang berdiri sendiri boleh beroperasi melayani pengunjung di tempat. Namun, baik karyawan maupun pengunjung sudah harus divaksin covid-19.

Tidak hanya itu, kegiatan akad nikah di gedung juga sudah boleh dilaksanakan asalkan karyawan gedung, pengatur pelaksana pernikahan, hingga para partisipan yang hadir sudah divaksin covid-19.

Baca juga: 3 Ribu Warga Binaan Rutan dan Lapas Salemba Divaksinasi

"Ya, jadi kita akan mengupayakan semaksimal mungkin percepatan pelaksanaan vaksinasi covid-19 agar seluruh warga Jakarta 100% bisa mendapatkan vaksin. Dan juga dalam PPKM level 4 ini ada beberapa kebijakan yang mengharuskan untuk memasuki satu unit kegiatan harus ada vaksin. Seperti yang sudah dikeluarkan oleh Kadis Parisiwata," jelas Ariza di Balai Kota, Senin (2/8).

Mantan anggota DPR RI itu menjelaskan tujuan diadakannya wajib vaksinasi covid-19 sebagai syarat kegiatan usaha tidak lain untuk ingin memastikan kegiatan usaha juga tetap mengutamakan kesehatan dan keselamatan seluruh warga.

"Jadi maaf, untuk dipahami dimengerti warga Jakarta bahwa vaksin ini adalah sesuatu yang sangat penting bagi kesehatan dan keselamatan kita, keluarga, dan semuanya. Jadi vaksin ini berbeda dengan vaksin lainnya, seperti cacar dan lainnya. Vaksin ini penting karena kalau tidak divaksin bisa mengakibatkan penularan dan bisa mengakibatkan kematian. Jadi kami minta semuanya segerakan melaksanakan vaksin di tempat masing-masing dan juga seluruh warga agar mendapatkan vaksin," ungkapnya.

Ia pun menjamin stok vaksin covid-19 di Jakarta aman karena pemerintah pusat telah mengupayakan terus kedatangan vaksin dari produsen.

"Alhamdulillah stok vaksin di DKI Jakarta tidak ada masalah kita akan mengupayakan pelaksanaan vaksin sebaik mungkin," pungkasnya. (OL-1)

Baca Juga

Foto: Pemkot Bekasi

Plaza Cibubur Gelar Vaksinasi Covid-19 dengan 600 Dosis Per Hari

👤 Rudi Kurniawansyah 🕔Rabu 22 September 2021, 10:36 WIB
Gerai Vaksinasi Covid-19 menyediakan sebanyak 600 dosis vaksin Astra Zeneca dan Pfizer per harinya demi menggesa percepatan pencapaian herd...
Antara

Pekerja Sektor Non-esensial Sudah Bisa Beraktivitas di DKI

👤Yakub Pryatama Wijayaatmaja 🕔Rabu 22 September 2021, 10:30 WIB
PEKERJA sektor non-esensial diperbolehkan kembali bekerja di kantor. Namun, dibatasi sebanyak 25 persen dari jumlah...
Ist/Thinkstock

Polisi Tangkap Spesialis Jambret di Taman Sari

👤Rahmatul Fajri 🕔Rabu 22 September 2021, 08:46 WIB
Wakasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat AKP Niko Purba mengatakan MS pemain tunggal dalam dunia penjambretan dan mengaku telah beraksi...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Miliarder Baru dari Pundong

MASYARAKAT dihebohkan dengan video viral warga Dukuh Pundong III, Kelurahan Tirtoadi, Mlati, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, membeli tiga mobil dengan uang tunai.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya