Senin 19 Juli 2021, 15:48 WIB

Pemalsu Website Bansos PPKM Darurat Raup Untung Rp1,5 Miliar

Rahmatul Fajri | Megapolitan
Pemalsu Website Bansos PPKM Darurat Raup Untung Rp1,5 Miliar

OLIVIER DOULIERY/AFP
Ilustrasi

 

DIREKTOR Kriminal Khusus Polda Metro Jaya menciduk pelaku yang membuat website palsu untuk menyalurkan bantuan sosial PPKM Darurat Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Yusri Yunus mengatakan polisi telah menetapkan RR sebagai tersangka yang membuat website dengan mencatut nama Kementerian Sosial yang berisi formulir pendaftaran bantuan sosial sebanyak Rp300 ribu.

Yusri mengatakan kasus ini dilaporkan oleh Kementerian Sosial pada 12 Juli setelah adanya pesan berantai di WhatsApp mengenai bantuan sosial. Pelaku mengarahkan masyarakat untuk mengisi formulir pada pranala atau link https://subsidippkm.online/pembagian-subsidi/?.

Pada website tersebut, pelaku mencatut logo Kemensos agar terlihat meyakinkan. Pelaku meminta masyarakat yang mengakses pranala tersebut untuk membagikan kembali melalui aplikasi WhatsApp.

"Kami akan cek rekeningnya, karena semuanya masuk rekeningnya. Dia pakai logo Kemensos dan kesannya seperti bahwa yang menyebarkan ini dari Kemensos untuk bantuan sosial di masa pandemi covid-19 ini," punngkas Yusri.," kata Yusri di Mapolda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Senin (18/7).

Yusri menyebut tersangka sudah beraksi sejak November 2020 dan berhasil meraup keuntungan ratusan juta rupiah per bulannya.

Baca juga: Tegakkan Aturan PPKM, Aparat harus Kedepankan Humanisme

"Rupanya keuntungan yang diambil dari sini setiap bulan itu dia masukkan iklan di website tersebut. Minimal dua iklan di satu website yang ada. Dari kedua iklan ini, dia bisa meraup sekitar Rp200 juta," katanya.

Jika dikalkulasikan sejak November hingga waktu terakhir tersangka ditangkap, Yusri menyebut RR telah meraup keuntungan sekitar Rp1,5 miliar.

Yusri mengatakan pendafataran tersebut adalah hoaks. Ia menyebut Kementerian Sosial tidak pernah membuka pendaftaran untuk bansos PPKM Darurat.

"Merasa dirugikan ya teman-teman Kemensos karena itu hoaks dan Kemensos tidak pernah mengeluarkan atau menawarkan akun-akun seperti ini untuk menawarkan bansos, apalagi dalam akunnya itu menggunakan logo Kemensos," ungkap Yusri.

Sementara itu, Direktur Reserse Kriminal Khusus Kombes Auliansyah Lubis mengatakan pihaknya akan mendalami lebih lanjut apakah ada penyalahgunaan data pribadi yang dilakukan oleh tersangka saat masyarakat mengisi formulir tersebut.

"Dari hasil yang kita penyidikan itu belum kita temukan para korban ini memberikan data pribadinya, tapi kita dalami terus dan kalau seandainya ada kita akan dalami apakah dia menggunakan data pribadinya untuk kegiatan-kegiatan lainnya," kata Auliansyah.

Atas perbuatannya tersebut, tersangka RR dijerat Pasal 35 jo Pasal 51 ayat 1 UU RI No 19 Tahun 2016 tentang perubahan atas UU RI No 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik dengan ancaman pidana penjara paling lama 12 tahun dan/atau denda paling banyak Rp 12 miliar. (OL-4)

Baca Juga

MI/RAMDANI

Jadi Ketua Umum ADKI DKI, Wibi Tegaskan Siap Bangun Kampung Kreatif

👤Cahya Mulyana 🕔Selasa 03 Agustus 2021, 08:03 WIB
"Kami akan memberikan pelatihan juga pendampingan, agar desa kreatif ke depannya mampu melahirkan inovasi dan produk kreatif...
ANTARA/Muhammad Iqbal

Pemkot Depok Larang Warga Gelar Lomba 17 Agustus

👤Basuki Eka Purnama 🕔Selasa 03 Agustus 2021, 07:28 WIB
Pemkot meminta seluruh kegiatan merayakan hari kemerdekaan RI itu digelar secara virtual untuk menekan penyebaran...
Antara

Hari Ini Jaksel dan Jaktim Diprediksi Hujan Disertai Petir

👤Muhammad Fauzi 🕔Selasa 03 Agustus 2021, 07:00 WIB
BADAN Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memperkirakan hujan disertai petir terjadi di Jakarta Selatan dan Jakarta Timur, Selasa...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Ini Adalah Pekerjaan Kita

POLDA Metro Jaya menggelar program Vaksinasi Merdeka dengan target seluruh warga DKI Jakarta sudah menerima vaksin covid-19 tahap pertama pada 17 Agustus 2021.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya