Jumat 16 Juli 2021, 10:27 WIB

Anies Siapkan Tempat Isolasi Terkendali Berkapasitas 26.134 Orang

Hilda Julaika | Megapolitan
Anies Siapkan Tempat Isolasi Terkendali Berkapasitas 26.134 Orang

MI/ANDRI WIDIYANTO
Petugas menyiapkan tempat isolasi pasien Covid-19 di Gelanggang Olahraga (GOR) Matraman, Jakarta.

 

GUBERNUR DKI Jakarta Anies Baswedan tengah menyiapkan sebanyak 184 tempat untuk isolasi terkendali di Jakarta dengan kapasitas yang mampu menampung sebanyak 26.134 orang.

Hal ini berdasarkan Keputusan Gubernur (Kepgub) DKI Jakarta Nomor 891 Tahun 2021 Tentang Penetapan Lokasi Isolasi dan Standar Operasional Prosedur Pengelolaan Lokasi Isolasi Dalam Rangka Penanganan Covid-19.

“Berbagai kondisi yang dialami orang yang terkonfirmasi covid-19 membuat pemerintah harus melakukan pengendalian covid-19 dari berbagai sisi. Salah satu upaya yang dilakukan adalah upaya penekanan kasus dengan memfasilitasi lokasi isolasi bagi orang yang terkonfirmasi covid-19 tanpa gejala/asimptomatis,” kata Anies dalam Kepgub No 891/2021 yang dikutip, Jumat (16/7).

Baca juga: Warga Kota Bekasi Antusias Ikuti Serbuan Vaksinasi Covid-19

Pemprov DKI Jakarta dan Satgas Covid-19 berencana memanfaatkan fasilitas-fasilitas yang ada di DKI Jakarta. Seperti hotel, penginapan, wisma, dan sarana lainnya sebagai lokasi yang dimaksud dapat berupa lokasi isolasi yang ditentukan pemerintah pusat maupun lokasi isolasi yang ditentukan Pemda beserta Satgas Covid-19 sebagai lokasi isolasi pasien covid-19 tanpa gejala.

Beberapa contoh tempat isolasi yang tengah disiapkan tersebut di antaranya, Rusun Nagrak dengan kapasitas 10.200 orang, Rusun Pasar Rumput Manggarai kapasitas 3.968 orang, Rusun Penggilingan Pulogebang kapasitas 1.566 orang, Rusun Daan Mogot kapasitas 1.566 orang, Lembaga Penjamin Mutu Pendidikan (LPMP) Pemprov DKI kapasitas 480 orang, dan lain sebagainya.

Untuk kriteria orang yang bisa mendapatkan layanan ini di antaranya, individu/masyarakat yang terkonfirmasi covid-19 dengan tanpa gejala atau gejala ringan yang telah direkomendasikan Puskesmas, RS atau dokter untuk menjalankan isolasi guna mencegah penularan covid-19 di masyarakat selama 10 hari terhitung sejak tanggal pemeriksaan swab PCR yang dibuktikan dengan hasil laboratorium PCR positif.

“Individu/masyarakat penghuni wajib mendatangani lembar kesediaan untuk menjalani isolasi diri di lokasi isolasi,” tambahnya.

Kemudian, masyarakat wajib mematuhi prosedur dan peraturan yang berlaku di lokasi isolasi.

Terakhir, masyarakat yang akan menerima layanan isolasi yang difasilitasi pemerintah adalah individu/masyarakat yang tidak memiliki kapasitas isolasi pribadi sesuai rekomendasi Satgas Covid-19 setempat. (OL-1)

Baca Juga

ANTARA FOTO/Wahyu Putro A

Wagub DKI Jakarta: Ada 7.890 Lowongan Kerja di Jaknaker

👤Mediaindonesia.com 🕔Kamis 20 Januari 2022, 10:36 WIB
Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengatakan ada 7.890 lowongan pekerjaan yang dapat diakses melalui fitur...
Ant/Fauzan

Hujan Deras Landa Tangerang Sedikitnya 500 Rumah Kebanjiran

👤Sumantri Handoyo 🕔Kamis 20 Januari 2022, 08:46 WIB
HUJAN deras yang melanda kabupaten dan Kota Tangerang Rabu malam hingga Kamis dini hari (19-20/1), mengakibatkan ratusan rumah tergenang...
dok.ant

Curah Hujan Ekstrem, DKI Klaim Genangan Air Cepat Ditangani

👤Hilda Julaika 🕔Kamis 20 Januari 2022, 08:25 WIB
CUACA yang ekstrem ditambah peningkatan ketinggian pasang air laut maksimum (ROB), membuat beberapa wilayah di DKI Jakarta...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya