Headline
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Kumpulan Berita DPR RI
KEMENTERIAN Dalam Negeri (Kemendagri) menegaskan tidak ada kekosongan jabatan kepala daerah setelah Bupati Bekasi Eka Supria Atmaja meninggal dunia karena covid-19, Minggu (11/7).
Kepala Pusat Penerangan Kemendagri Benni Irwan menyampaikan Kemendagri telah meminta pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk mengangkat pelaksana tugas sekretaris daerah (Sekda) sebagai pelaksana harian kepala daerah.
"Tidak ada kekosongan pimpinan di Kabupaten Bekasi karena sesuai peraturan perundang-undangan, saat ini, Plt Sekda akan melaksanakan tugas kepala daerah sehari-hari (Plh Kdh). Ini sebagai kebijakan awal," ujarnya ketika dihubungi, Senin (12/7).
Baca juga: Anies Klaim Vaksinasi Keliling tidak Memiliki Kendala
Ia lebih jauh mengatakan Kemendagri sudah mengirimkan surat atau radiogram kepada pemerintah daerah Provinsi Jawa Barat.
Eka merupakan Wakil Bupati saat ditugaskan mengisi kekosongan kursi Bupati Bekasi pada 2017, yang ditinggalkan Neneng Hassanah Yasin karena terkena kasus hukum dan ditangkap oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) atas kasus suap proyek Meikarta.
Sementara, Sekretaris Daerah kabupaten Bekasi Uju telah mengakhiri masa jabatan atau resmi pensiun pada 1 Juli 2021.
"Hal ini sudah menjadi perhatian Kemendagri dan sudah dikoordinasikan dengan Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat untuk ditindaklanjut sesuai ketentuan yang berlaku," tukas Benni. (OL-1)
Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Barat (JBB) bersama aparat berwenang saat ini tengah melakukan pendalaman guna memastikan faktor pemicu kejadian ledakan SPBE Indogas.
Pembunuhan ini dipicu oleh penolakan korban untuk terlibat dalam rencana pencurian barang milik majikan mereka.
Polda Metro Jaya ungkap motif pembunuhan AH yang jasadnya disimpan dalam freezer di Bekasi. Pelaku DS dan S nekat membunuh karena korban menolak diajak merampok majikan.
Polda Metro Jaya tangkap dua rekan kerja yang membunuh dan memutilasi AH di dalam freezer kios ayam geprek Bekasi. Motif pelaku karena korban menolak diajak merampok majikan.
Korban diketahui bernama Pak Bedul, 45, seorang pekerja lepas di kios tersebut yang juga merangkap sebagai petugas keamanan ruko setempat.
RATUSAN anak muda dari berbagai latar belakang keyakinan menggelar aksi sosial bertajuk "Bagi-Bagi 2.000 Takjil Gratis" di depan Kantor Pemerintah Kota Bekasi, Senin (16/3/2026).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved