Jumat 25 Juni 2021, 17:21 WIB

Empat Simpatisan Rizieq Reaktif Covid-19

Rahmatul Fajri | Megapolitan
Empat Simpatisan Rizieq Reaktif Covid-19

Antara
Rizieq Shihab

 

EMPAT simpatisan eks pemimpin Front Pembela Islam (FPI) Muhammad Rizieq Shihab dinyatakan reaktif Covid-19.

Sebelumnya, bentrokan terjadi antara simpatisan Rizieq dan polisi di Jalan I Gusti Ngurah Rai, Jakarta Timur, Kamis (24/6). Bentrok tersebut terjadi karena pendukung Rizieq Shihab tidak diperbolehkan mendekati Pengadilan Negeri Jakarta Timur (PN Jaktim). Polisi lalu mengamankan 131 orang pascabentrokan tersebut.

Wakasatreskrim Polres Metro Jakarta Timur Kompol Suwardi mengatakan keempat orang tersebut dirujuk ke Rusun Cilincing, Jakarta Utara untuk menjalani isolasi mandiri. Sedangkan 127 orang lainnya dipulangkan setelah pengambilan data diri.

"Yang kami amankan sebanyak 131 orang kemudian dilakukan Swab antigen, 4 di antaranya reaktif," kata Suwardi, ketika dihubungi, Jumat (25/6).

Suwardi mengatakan pihaknya mendalami siapa yang mengajak ratusan orang tersebut. Berdasarkan keterangannya, mereka datang karena inisiatif dan mendapat informasi di media sosial.

Baca juga : Sejumlah Mesjid di Jakarta Pusat Tetap Gelar Salat Jumat

"Pada keterangannya sih atas inisiatif dia. Karena dapat informasi beraneka ragam ada melalui majelis taklim, ustaz, ada juga yang memang mendapat info medsos," kata Suwardi.

Sementara, anggota kuasa hukum Rizieq, Aziz Yanuar mengatakan para simpatisan yang jumlahnya ratusan tersebut sudah dipulangkan sejak kemarin sore. Ia bersyukur simpatisan tersebut telah dipulangkan.

Aziz menyebut dalam proses pemulangannya sendiri para simpatisan itu diberikan kemudahan, dalam artian tidak dipersulit.

"Alhamdulillah dipermudah Allah SWT," ucapnya.

Meski demikian, Aziz belum mengetahui secara pasti alasan dari pihak kepolisian menahan para simpatisan yang hadir untuk menyaksikan sidang vonis Rizieq tersebut.

Seperti diketahui, massa pendukung Rizieq Shihab mendatangi PN Jakarta Timur saat eks pentolan FPI itu menjalani persidangan dengan agenda vonis terkait kasu tes swab palsu di RS Ummi Bogor. Massa tersebut membuat jalanan macet total. Setelah itu, massa terlibat bentrok dengan polisi setelah dilarang masuk ke pengadilan. (OL-2)

 

Baca Juga

MI/ANDRI WIDIYANTO

DPRD Sebut Pembangunan Infrastruktur Pengolahan Limbah Harus Sesuai Aturan

👤Hilda Julaika 🕔Kamis 26 Mei 2022, 11:23 WIB
Ketua Komisi C DPRD DKI Jakarta Habib Muhammad bin Salim Alatas mengatakan salah satu syarat yang belum dimiliki PAL Jaya adalah penasihat...
Antara/Dhemas Reviyanto

Evaluasi HBKB, Koalisi Pejalan Kaki Soroti Rendahnya Pemindaian Peduli Lindungi

👤Putri Anisa Yuliani 🕔Rabu 25 Mei 2022, 22:26 WIB
"Nah di rapat evaluasi kemarin juga jadi sorotan terkait dengan masih sedikitnya publik yang melakukan pemindaian QR code," kata...
Antara/Dhemas Reviyanto

Koalisi Pejalan Kaki Minta Satgas Penanganan Covid-19 Bikin Panduan HBKB

👤Putri Anisa Yuliani 🕔Rabu 25 Mei 2022, 21:00 WIB
Panduan teknis itu berisikan berbagai ketentuan dan syarat pelaksanaan HBKB, termasuk apabila nantinya ada pihak-pihak yang ingin menggelar...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya