Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
PANDEMI covid-19 menjadi tantangan bagi seluruh sektor usaha, tak terkecuali bisnis kuliner
Namun, bukan berarti tantangan tersebut menjadi alasan untuk menyerah. Semua kesempatan dan peluang harus diciptakan. Demikian disampaikan Founder Monkey Express, Keefe Ramli, Minggu (6/6). Ia mengatakan sebagai produk yang lahir di tengah pandemi, restorannya menangkap peluang untuk mencoba melengkapi keanekaragaman kuliner Nusantara.
"Sebagai produk yang lahir di saat pandemi, Monkey Express menyadari harus melakukan sesuatu untuk masyarakat berupa optimisme, bangkit dan serta menyebar kebahagiaan dengan menu Orange Chicken sebagai menu andalan," ujar Keefe saat melakukan pembukaan gerai pertama Monkey Express di Mal Hublife, Jakarta Barat, Minggu, (6/6).
Ia mengatakan, menu di Monkey Express mengombinasikan makanan ala Tiongkok dengan cita rasa Amerika. Salah satu andalannya ialah orange chicken atau ayam saus jeruk
Pengalaman Keefe selama menempuh pendidikan di Amerika Serikat menjadi cikal bakal lahirnya Monkey Express. Pria yang lahir di Amerika Serikat itu terinspirasi dengan kelezatan salah satu menu andalan Orange Chicken dari salah satu restoran legendaris di Amerika Serikat.
"Bicara soal menu ayam, kelezatan masakan ayam khas Amerika telah lama menjadi favorit banyak generasi di Indonesia dengan cita rasanya dan aromanya yang kuat dan khas," tandasnya.
Menurutnya, menu-menu yang ditawarkan Monkey Chicken memang untuk memanjakan orang-orang Indonesia yang pernah tinggal atau berkunjung ke Amerika untuk bernostalgia merasakan sensasi rasa asli makanan Tiongkok-Amerika.
"Target market Monkey Express ialah entrepreneur muda. Tapi secara umum, menu orange chicken dari Monkey Express dijamin akan membuat lidah masyarakat Indonesia bergoyang," jelasnya
Keefe mendeskripsikan, begitu ayam dengan sensasi crispy dilahap, jus jeruk segar yang terdorong campuran cuka beras akan terasa, sedangkan asam bercampur manis dari pemakaian gula jawa dalam racikannya. Menu lainnya pun menggunakan bahan kualitas wahid seperti daging wagyu dan daging udang ukuran besar.
Di luar menu Orange Chicken, Monkey Express pun mengembangkan menu mereka dengan menambahkan menu American Kungpao Cikin, Beijing Beef, Mongolian Beef, Honey Walnut Shrimp, dan Keefe’s Mom Garlic Shrimp, dengan Mie Goreng (Fried Chow mein) sebagai karbohidrat andalannya untuk dipadukan dengan lauk berbahan baku terbaik dan fresh.
Monkey Express mengusung slogan Arrogant Monkey. Keefe memiliki alasan khusus menonjolkan hastag ini.
"Selama ini sombong itu identik dengan sifat negatif. Padahal sombong bisa dilihat dari sisi yang positif. Monkey Express sombong karena pede dengan kelezatan menu, pelayanan serta kualitas makanan dan jejak sejarah yang dirintis di balik kelezatan Monkey Express," jelasnya.
Keefe mengatakan pembukaan restoran ini untuk membantu pemerintah mendorong roda perekonomian dalam bidang kuliner di tengah pandemi covid-19. Sebab, keberadaan restoran ini membuka lapangan kerja dengan melibatkan banyak tenaga kerja yang andal dan terampil.
"Kalau bukan kita yang saling membahu, siapa lagi kan? Karena Monkey Express percaya dan berharap akan menjadi salah satu contoh positif bagi masyarakat agar kembali bangkit dan melangkah lebih jauh kita bersama kami," pungkasnya. (OL-8)
Program Desaku Maju–GERCEP direncanakan berlangsung dalam 58 kelas di 38 desa.
Yayasan Indonesia Setara bekerja sama dengan Dinas Koperasi, Usaha Kecil, Menengah, dan Perindustrian Perdagangan (DKUKMPP) Kota Cirebon serta Refo menggelar workshop digital marketing.
Data Kementerian Koperasi dan UKM tahun 2024 mencatat jumlah wirausaha Indonesia telah mencapai 3,47% dari total penduduk, naik dari 3,21% pada tahun sebelumnya.
Program Kartini Bluebird, wadah pemberdayaan bagi istri dan putri pengemudi Bluebird yang berdiri sejak 2014, terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat ekonomi keluarga
Salah satu Ketua Tim Pengabdian Masyarakat, Widayani Wahyuningtyas, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut mengusung tema 'Edukasi kewirausahaan sejak usia dini.
Gus Falah menegaskan, adalah keharusan bagi santri untuk menguasai berbagai bidang, mulai dari teknologi, sains, politik, hingga kewirausahaan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved