Headline
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Kumpulan Berita DPR RI
SEJUMLAH titik di wilayah Jakarta Utara tergenang air usai hujan berdurasi lama melanda DKI Jakarta, Senin (17/5) malam hingga Selasa (18/5) dini hari.
Salah satu genangan yang terjadi setinggi 15 centimeter (cm) terpantau di jalan Danau Sunter Barat, Kelurahan Papanggo, Tanjung Priok. Titik kenal di depan Pengadilan Negeri Jakarta Utara pada pukul 03.00 WIB.
Bergeser sedikit ke utara, terjadi genangan yang lebih rendah, sekitar 5-10 centimeter, di Jalan Lodan Raya dan jalan RE Martadinata, titik kenal pinggir Kali Ancol, Pademangan, Jakarta Utara.
Baca juga: Kali Pesanggrahan Meluap, Enam RT di Jaksel Banjir
Akibat hujan sejak pukul 22.00 WIB di DKI Jakarta, permukaan air di Kali Ancol terpantau sempat naik.
Tinggi muka air Kali Ancol hampir menyentuh bahu jalan RE Martadinata dan Jalan Lodan Raya, sebelum hujan mereda sekitar pukul 02.30 WIB.
Dilihat dari laman Posko Banjir Sumber Daya Air DKI Jakarta, Selasa (18/5) pukul 03.50 WIB, tinggi muka air Kali Ancol terpantau dari PA
Flushing Ancol 210 centimeter, status siaga dua.
Kendati status sudah siaga dua, Dinas SDA DKI Jakarta belum mencatatkan adanya kenaikan tinggi muka air di anak Sungai Ciliwung tersebut hingga berita ini ditulis.
Selanjutnya, status siaga satu dicatatkan Dinas SDA DKI untuk Kali Angke. Pengamatan yang dilakukan di pos pemantau Pasar Angke Hulu, ketinggian muka air Kali Angke mencapai 302 centimeter sekitar pukul 04.00 WIB. (Ant/OL-1)
BMKG memprakirakan cuaca hujan dengan intensitas lebat disertai petir dan angin kencang di Batam pada siang hingga malam hari, Jumat (20/2).
BMKG beri peringatan dini potensi hujan lebat di Sumatra Utara pada Rabu (18/2). Cek wilayah terdampak mulai dari Medan hingga Simalungun di sini.
BMKG menyampaikan prakiraan cuaca di Jakarta akan ujan hari ini, Senin 16 Februari 2026 siang hingga sore hari.
BMKG menyatakan bahwa dinamika atmosfer yang masih signifikan dalam beberapa hari ke depan berpotensi meningkatkan risiko terjadinya bencana hidrometeorologi.
Hasil analisis atmosfer terkini menunjukkan adanya penguatan Monsun Asia yang membawa aliran angin baratan cukup dominan di wilayah Indonesia.
Mandi air hangat bukan sekadar untuk kenyamanan, melainkan langkah krusial untuk membantu menghilangkan kotoran dari lumpur serta menjaga suhu tubuh agar tidak kedinginan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved