Jumat 14 Mei 2021, 18:48 WIB

Ngeyel Berziarah di TPU Tegal Alur, Warga Ricuh dengan Petugas

Rahmatul Fahjri | Megapolitan
Ngeyel Berziarah di TPU Tegal Alur, Warga Ricuh dengan Petugas

Antara
Suasana TPU Tegal Alur

 

RATUSAN warga memaksa masuk untuk berziarah di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Tegal Alur di Jakarta Barat sehingga sempat terjadi kericuhan pada Jumat (14/5)

"Iya benar, tadi memaksa (masuk TPU Tegal Alur,)" kata Kasatpol PP Jakarta Barat (Jakbar) 
Tamo Sijabat saat dikonfirmasi.

Tamo menjelaskan peziarah tersebut memaksa masuk ke TPU meski Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan telah melarang ziarah kubur pada 12-16 Mei karena masih dalam situasi pandemi korona

Satpol PP Jakarta Barat sudah menempatkan petugas untuk mencegah peziarah masuk ke TPU. Namun karena banyaknya peziarah yang memaksa masuk petugas Satpol PP akhirnya mengizinkan peziarah untuk masuk.

"Saya sudah kerahkan 25 anggota, sudah maksimal anggota saya lihat, tapi tidak terbendung, karena banyak juga dari pintu samping itu. Jadi ini kan suasana Idul Fitri, jadi saya bilang ya sudah humanis saja, jangan ada apa-apa," katanya.

Meski peziarah akhirnya diperbolehkan masuk, petugas Satpol PP yang berjaga di TPU Tegal Alur tetap mengawasi penerapan protokol kesehatan dan mencegah terjadinya kerumunan.

"Tapi di dalam kita ingatkan supaya ziarahnya dipercepat gitu, tidak usah ngobrol-ngobrol lagi, selesai ziarah langsung pulang, jangan berkumpul-kumpul," ujarnya.

Salah satu langkah petugas adalah membagikan masker kepada peziarah di dalam TPU Tegal Alur.

"Kemudian jaga jarak dan pakai masker, tadi anggota lasih masker cukup banyak juga, 500 masker dibagikan," katanya.

Sebelumnya, sebuah video beredar di media sosial mengenai sekelompok warga memaksa memasuki TPU Tegal Alur, Jakarta Barat untuk melakukan ziarah. Beberapa warga bahkan terlihat anarkis dengan melempari gerbang TPU menggunakan kursi.

 

Petugas yang berjaga pun tidak berhasil menghalau warga. Mereka akhirnya berhasil menembus memasuki area pemakaman menggunakan sepeda motor


Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan melarang warganya untuk ziarah kubur selama tanggal 12-16 Mei untuk mengantisipasi kerumunan yang mungkin terjadi di TPU.

"Kegiatan ziarah kubur ditiadakan mulai tanggal 12 Mei sampai dengan Minggu 16 Mei," kata Anies usai rapat koordinasi bersama Pangdam Jaya, Kapolda Metro Jaya serta sejumlah kepala daerah di wilayah Jabodetabek di Jakarta.

Tak hanya di Jakarta, seluruh pemakaman yang ada di wilayah penyangga Ibu Kota juga ditutup selama periode waktu tersebut.

"Seluruh pemakaman di Jabodetabek ditutup dari pengunjung untuk ziarah," ujarnya. (OL-8)

Baca Juga

MI/ Andri Widyanto

Polda Metro akan Batasi Kerumunan Usai Olahraga

👤Yakub 🕔Minggu 20 Juni 2021, 19:27 WIB
Sambodo mengatakan langkah itu juga dipilih untuk mengantisipasi kerumunan setelah...
Antara

Kapolda: Jangan Tunggu Zona Merah Baru Bergerak

👤Selamat Saragih 🕔Minggu 20 Juni 2021, 19:05 WIB
Polres, Polsek hingga perangkat desa diminta agar tidak menunggu suatu wilayah zona merah dulu baru dilakukan penjagaan dan...
Antara

Bertambah 300 Orang, Total 7.356 Pasien Covid-19 Dirawat di Wisma Atlet

👤Selamat Saragih 🕔Minggu 20 Juni 2021, 18:31 WIB
Kasus Covid-19 di Jakarta kembali mengalami lonjakan. Penambahan kasus harian Covid-19 berada di atas 4.000 kasus dalam tiga hari...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Perlindungan Ganda terhadap Virus Korona dan Flu

DALAM perlombaan vaksin, perusahaan AS Novavax terlambat.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya