Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
KEPALA Staf Kepresidenan Moeldoko mengungkapkan, selama dikelola Yayasan Harapan Kita, Taman Mini Indonesia Indah (TMII) kerap mengalami kerugian yang cukup besar.
Berdasarkan informasi yang ia terima, setiap tahun, kerugian yang diderita bisa mencapai Rp50 miliar.
"Saya dapat informasi bahwa setiap tahun Yayasan Harapan Kita menyubsidi antara Rp40 miliar sampai Rp50 miliar. Pastinya itu tidak memberi kontribusi kepada negara," ujar Moeldoko di kantornya, Jakarta, Jumat (9/4).
Atas alasan itulah pemerintah mengambil alih pengelolaan TMII dari Keluarga Cendana. Moeldoko mengatakan pemerintah tidak tega melihat Yayasan Harapan Kita harus terus-terusan menutupi kerugian yang diderita kawasan wisata bertema budaya itu.
"Kasihan Yayasan Harapan Kita. Mereka menombok terus daru waktu ke waktu," ucapnya.
Baca juga: Jokowi Bertolak ke NTT untuk Tinjau Upaya Penanganan Bencana
Ke depannya, ia melanjutkan, TMII akan dikelola secara profesional oleh pihak yang memang memiliki kemampuan mumpuni. Sejauh ini, opsi yang paling terbuka adalah BUMN yang bergerak di bidang pariwisata.
Adapun, konsep yang akan dimunculkan adalah menjadikan TMII sebagai kawasan pelestarian dan pengembangan budaya serta sarana wisata edukasi bermatra budaya nusantara.
"Kita lihat bersama bahwa perkembangan pariwisata ke depan semakin baik. Oleh karena itu, TMII ke depan harus betul-betul menjadi sebuah tempat yang memiliki nilai keekonomian dan sosial budaya," tandasnya.(OL-4)
Sebagai destinasi rekreasi yang terus diminati masyarakat, Taman Mini Indonesia Indah memiliki area lahan hijau terbuka serta beragam hiburan yang ramah keluarga.
TMII mewadahi inovasi untuk komunitas olahraga yaitu TMII Loop yang menjadi jalur sepeda sepanjang 3,5 km. TMII Loop dirancang bagi para pecinta gowes dari berbagai kalangan dan komunitas.
Anak-anak pasti akan senang juga menyaksikan atraksi barongsai, bikin lentera di Festival Desa Timun, dapat angpao, sekalian belajar mengenai kebudayaan-kebudayaan yang ada di Indonesia.
TMII mengadakan rangkaian kegiatan bertajuk Sukaria Ga Ada Habisnya di TMII dari akhir tahun 2024 sampai awal tahun 2025.
Provinsi Kalimantan Selatan akan mengaktifkan promosi dan event di anjungan TMII, Jakarta.
Dikutip dari akun Instagram TMII, berikut tiga kegiatan yang bisa anda ikuti saat mengunjungi TMII, pada Senin (16/9).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved