Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
DIREKTUR Sungai dan Pantai Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Bob Arthur Lombogia mengungkapkan pihaknya sudah menyiapkan alokasi dana sebesar Rp30 miliar di Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung Cisadane (BBWSCC) untuk melakukan normalisasi kali di Jakarta tahun ini.
Sementara itu, sudah ada beberapa kilometer lahan di bantaran Kali Ciliwung yang sudah dibebaskan oleh Pemprov DKI Jakarta pada tahun lalu dan siap diidentifikasi untuk persiapan pengerjaan fisik normalisasi.
"Tahun ini bisa. Kita ada alokasi Rp30 miliar untuk normalisasi. Dari sisi Pemprov DKI Jakarta pun sudah mengonfirmasikan bahwa sudah ada lahan yang terbebaskan. Kita selanjutnya akan mengidentifikasi lahan-lahan guna memetakan pembangunan sheet pile," kata Bob saat dihubungi, Rabu (10/3).
BBWSCC, sambung Bob, juga sedang dalam proses inventarisir lahan yang akan dibebaskan tahun ini bersama Pemprov DKI Jakarta. Proses inventarisasi lahan yang akan dibebaskan untuk normalisasi dimulai dari identifikasi lahan, koordinasi dengan BPN untuk dilakukan penetapan bidang, membuat daftar nominatif, proses apraisal atau menilai harga lahan atau tegakkan, dan terakhir pembayaran.
Baca juga : Keterisian Tempat Tidur Isolasi Covid-19 di Jakarta Menurun
Jika pembebasan lahan bisa dilakukan juga tahun ini, pihaknya siap untuk melakukan normalisasi dengan mengajukan tambahan anggaran pengerjaan fisik kepada Kementerian Keuangan dan dibahas bersama DPR RI.
"Proses ini kita lakukan bersama dengan BPN sesuai dengan peraturan perundang-undangan," imbuhnya.
Menurutnya, pembebasan lahan yang dilakukan Pemprov DKI menyebar di banyak segmen dan tidak berurutan. Hal tersebut disebabkan Pemprov DKI Jakarta bersama BBWSCC sepakat untuk melakukan normalisasi di titik-titik yang menjadi prioritas pengendalian banjir karena kerap tergenang cukup parah.
"Lahannya menyebar, tidak lurus dengan yang sebelumnya sudah dibebaskan. Tapi kita berusaha untuk terus mengidentifikasi lahan-lahan supaya kita bisa lanjutkan yang sebelumnya kita sudah kerjakan. Kita juga ada titik-titik prioritas supaya manfaatnya bisa terasa bersama," tukasnya. (OL-7)
Faktor ekonomi menjadi pertimbangan utama bagi para penyintas. Harga yang sangat terjangkau membuat kios ini menjadi primadona bagi warga yang sedang merintis kembali hidupnya.
Pelayanan yang diberikan harus sesuai dengan harapan publik.
WARGA Kecamatan Tukka, Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatra Utara, masih dihantui banjir hingga Maret 2026, sejak banjir besar yang terjadi pada 25 November 2025 lalu.
Masih banyak warga menghadapi kesulitan akibat banjir yang melanda akhir tahun lalu
BADAN Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta melaporkan kondisi terkini genangan akibat hujan deras yang mengguyur ibu kota sejak Minggu (8/3).
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bekasi mencatat sedikitnya 18 titik banjir dan satu rumah roboh di sejumlah wilayah Kota Bekasi, Jawa Barat.
Kementerian PU menurunkan tujuh alat berat untuk normalisasi sungai guna mencegah banjir susulan.
WARGA Kecamatan Tukka, Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatra Utara, masih dihantui banjir hingga Maret 2026, sejak banjir besar yang terjadi pada 25 November 2025 lalu.
Pemerintah Provinsi Sumatera Utara memfokuskan upaya pengendalian banjir melalui pembangunan tanggul dan sabo dam.
Upaya normalisasi sungai dinilai belum berjalan maksimal sehingga ancaman luapan air masih terus menghantui permukiman warga di Tapanuli Tengah, terutama saat curah hujan tinggi.
PEMERINTAH Kabupaten Sidoarjo melalui Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Sumber Daya Air (PUBMSA) terus memacu proyek normalisasi sungai di berbagai titik strategis.
GUBERNUR DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan BPBD Operasi Modifikasi Cuaca (OMC), besok (27/1), BMKG memprediksi akan terjadi hujan lebat di DKI Jakarta, Selasa (27/1).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved