Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
WAKIL Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengatakan pihaknya sudah melakukan penyelidikan internal melalui Inspektorat DKI Jakarta untuk menyelidiki vaksinasi yang didapat oleh selebgram Helena Lim.
Sebelumnya, selebgram Helena Lim viral di media sosial karena mendapat vaksinasi covid-19 di Puskesmas Kebon Jeruk. Padahal ia bukan berprofesi sebagai tenaga kesehatan. Saat ini, vaksinasi covid-19 masih diprioritaskan kepada tenaga kesehatan.
Dari hasil penyelidikan yang dilakukan oleh Inspektorat diketahui bahwa petugas di Puskesmas Kebon Jeruk sudah melakukan vaksinasi sesuai prosedur.
"Dari hasil penyelidikan Inspektorat, petugas kami sudah sesuai prosedur," kata Ariza di Jakarta, Sabtu (13/2).
Baca juga : Wagub DKI: Helena Diduga bukan Pegawai Apotek tapi Pemilik
Helena Lim, lanjut Ariza, menunjukkan surat keterangan sebagai pegawai apotek. Surat keterangan ini dalam proses mendapatkan vaksinasi covid-19 memang sudah memenuhi syarat yang ditentukan oleh Kementerian Kesehatan.
Namun demikian, kasus ini akan tetap diselidiki karena terdapat potensi penyalahgunaan karena posisi Helena yang sesungguhnya adalah pemilik dari Apotek Bumi.
"Jadi beliau menyatakan di surat keterangan adalah pegawai apotek. Dia datang bersama pemilik apotek lainnya dan istri pemilik. Nah, ini yang menjadi kecurigaan karena dia hanya pemilik tetapi menulis sebagai pegawai," kata politikus Partai Gerindra itu.
Ariza pun menyerahkan penyelidikan kepada kepolisian. Kasus ini sudah ditangani oleh Polda Metro Jaya. (OL-7)
Riset terbaru menunjukkan vaksin Covid-19 berbasis mRNA seperti Pfizer dan Moderna dapat memicu sistem imun melawan sel kanker.
DUA tenaga kesehatan menerima vaksin Covid-19 di hari yang sama, pola respons antibodi setiap orang ternyata berbeda-beda menentukan berapa lama perlindungan vaksin bertahan
Pengurus IDI, Iqbal Mochtar menilai bahwa kekhawatiran masyarakat terhadap vaksin berbasis Messenger Ribonucleic Acid (mRNA) untuk covid-19 merupakan hal yang wajar.
Menteri Kesahatan AS Robert F. Kennedy Jr. membuat gebrakan besar dengan mencabut kontrak dan membatalkan pendanaan proyek vaksin berbasis teknologi mRNA, termasuk untuk covid-19.
Sejalan dengan penjelasan Kementerian Kesehatan yang menyebutkan vaksinasi booster covid-19 tetap direkomendasikan.
Pemakaian masker, khususnya di tengah kerumunan mungkin dapat dijadikan kebiasaan yang diajarkan kepada anak-anak.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved