Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
GENANGAN setinggi satu hingga dua meter lebih yang merendam wilayah RW 04, 05, 06, 07 dan 08 Kelurahan Kampung Melayu, Jatinegara, Jakarta Timur, Senin (8/2). Hal ini memaksa warga yang terdampak untuk mengungsi.
Lurah Kampung Melayu, Setiyawan mengatakan, saat ini ada sekitar 580 warga yang menempati lima posko pengungsian yaitu di kantor kelurahan, gedung SDN Kampung Melayu 01/02, Masjid Ruhul Islam RW 07, Masjid Ihtihadul Ikhwan di RW 08 dan di Pos RW 07.
"Totalnya ada 580 warga yang mengungsi. Jumlah ini kemungkinan bisa bertambah karena air belum ada tanda-tanda surut,” kata Setiawan, Senin (8/2).
Baca juga: Jakarta Banjir Lagi, Ini Komentar Ketua Pansus Banjir DPRD DKI
Untuk antisipasi meningkatnya warga terdampak banjir yang mengungsi, kata Setiyawan, pihaknya sudah menyiapkan satu lokasi penampungan di Gedung SMPN 26.
"Petugas PPSU sudah diperintahkan untuk menata dan menyiapkannya," tutur Setiyawan.
Dia mengungkapkan, luapan air Kali Ciliwung mulai masuk ke pemukiman warga sejak Minggu (7/2) kemarin sekitar pukul 13.30 WIB. Hujan yang terus mengguyur Jabodetabek memicu genangan semakin tinggi. Pada hari ini, pukul 12.00 WIB genangan di RW 04 dan 05 mencapai 2,75 meter. Hingga pukul 14.30 WIB genangan di dua RW itu tidak juga surut.
“Warga terdampak ada 792 KK atau 2.491 jiwa. Namun tidak seluruhnya mengungsi, karena sebagian masih bertahan di rumahnya masing-masing,” lanjut Setiyawan.
Menurut Setiyawan, pihaknya sudah koordinasi dengan Sudin Sosial Jakarta Timur agar warga di lokasi pengungsian mendapatkan suplai makanan siap saji pada malam nanti. (OL-4)
Langkah ini diambil untuk menekan intensitas hujan di daratan dengan cara menebar garam di awan-awan hujan sebelum memasuki wilayah pemukiman padat.
BNPB mencatat 140 kejadian bencana alam di Indonesia pada awal tahun 2026 yang didominasi bencana hidrometeorologi seperti banjir, tanah longsor, dan cuaca ekstrem.
MENTERI Perhubungan (Menhub), Dudy Purwagandhi, meninjau jalur kereta api yang kembali terendam banjir di rute Stasiun Pekalongan hingga Sragi, Jawa Tengah, Rabu (21/1).
Lestari mengungkapkan bahwa pada penghujung 2025, sejumlah pakar sebenarnya telah menyampaikan peringatan mengenai potensi hujan lebat, fluktuasi cuaca, serta dampak perubahan iklim.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Batang menyebut dampak hujan lebat mengguyur setidaknya terdapat 10 kejadian bencana yakni ada 6 kawasan longsor dan 4 kawasan banjir.
MENTERI Perhubungan RI Dudy Purwagandhi meninjau langsung jalur kereta api lintas Pekalongan-Sragi, Jawa Tengah, yang terdampak banjir akibat cuaca ekstrem, Rabu (21/1).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved